BI Kampanyekan Gerbang Pembayaran Nasional

”Duet Begepok-gepok di Dompet, itu Namenye Sepok”

16
MERPATI. Prijono dan pimpinan perbankan di Kalbar melepas burung merpati sebagai tanda dimulainya kampanye GPN yang diselenggarakan di halaman Ayani Megamall Pontianak, Minggu (19/8). Nova Sari-RK
MERPATI. Prijono dan pimpinan perbankan di Kalbar melepas burung merpati sebagai tanda dimulainya kampanye GPN yang diselenggarakan di halaman Ayani Megamall Pontianak, Minggu (19/8). Nova Sari-RK

eQuator.co.id – PONTIANAK-RK. Kantor Bank Indonesia Kalbar menggelar kampanye Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), 19-27 Agustus 2018. Kampenye dirangkai dengan senam zumba di halaman Ayani Megamall.

GPN dalam rangka mewujudkan sistem pembayaran nasional yang lancar, aman, efisen, dan andal. Dalam membangun ketahanan, pengembangan, dan meningkatkan daya saing. Dengan upaya menata infrastruktur, kelembagaan, instrumen, dan mekanisme sistem pembayaran nasional. Agar mampu memproses seluruh pembayaran ritel domestik secara interkoneksi dan interoperabilitas serta memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bertransaksi non tunai.

GPN ini merupakan suatu sistem yang menghubungkan berbagai pembayaran elektronik atau transaksi non tunai pada semua instrumen bank dalam satu sistem pembayaran. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi mencari mesin EDC dari bank yang sama dengan kartu dimiliki. Karena semua kartu yang dikeluarkan oleh penerbit domestik dapat terhubung dengan satu mesin EDC.

Baca Juga: Perbankan Didorong Adakan Layanan tanpa Kantor

“Tujuan kita melakukan kampanye GPN melalui senam zumba, karena banyak diminati masyarakat,” kata Kepala BI Kalbar, Prijono, Minggu (19/8).

Pihaknya ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa sudah ada sistem yang menyatukan pembayaran secara nasional. Sistem ini yang menyatukan semua layanan perbankan. “Sehingga dapat melayani masyarakat dalam transaksi keuangannya secara online,” ungkap.

GPN memiliki banyak keuntungan. Diantaranya efisiensi. Debit berlogo GPN dapat dilakukan dengan satu mesin.

“Misalnya ketika kita berbelanja di toko, biasanya kalau menggunakan debit salah satu bank, tapi mesinnya tidak ada, tidak bisa belanja, namun kalau debit dengan logo GPN, semua bisa,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat agar segera menggunakan GPN. Di samping dapat digunakan diseluruh pelosok tanah air, GPN memiliki tingkat keamanan yang cukup tinggi. “Jadi memang aman digunakan,” ucapnya.

GPN memiliki chip tersendiri. Sehingga sistemnya standar, switching dan services. “Sistem yang dibangun dengan seperangkat aturan dan mekanisme untuk mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional,” tuturnya.

BI bekerjasama dengan seluruh perbankan yang ada di Kalbar. Sebagai upaya mempermudah masyarakat. Terutama nasabah masing-masing bank. Untuk menggunakan kartu berlogo GPN. “Karena ini baru, jadi akan kita lakukan secara bertahap hingga tahun 2020,” tukas Prijono.

Baca Juga: Bank Mandiri Sasar Perdagangan Ritel

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Sutarmidji, menyampaikan apresiasi kepada BI yang telah menginisiasi GPN. Kehadiran GPN juga sekaligus upaya untuk Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

“Hadirnya GPN tentu sekaligus merupakan upaya untuk mengurangi cetak uang, salah satunya dengan membiasakan dengan menggunakan non tunai,” sebutnya.
GPN memiliki sistem pembayaran secara interkoneksi terhadap non tunai. Sehingga lebih memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan.
“GPN ini merupakan layanan yang sangat efisein sehingga ini membuat layanan transaksi yang digunakan lebih mudah dan efisien,” tukasnya.

Saat ini kata dia, zaman semakin maju. Di dompet sudah tidak ada lagi yang namanya uang cash. “Kalau masih ade duet begepok-gepok di dompet, itu namenye sepok,” sebut Gubernur Kalbar terpilih ini.

Senada disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kalbar Samuel, GPN mempermudah layanan keuangan kepada masyarakat. Terlebih dapat digunakan pemilik kartu debit diseluruh Indonesia.

“Artinya masyarakat tidak perlu membawa uang dalam jumlah banyak ini sangat efisiensi, di samping keamanan yang juga menjadi harapan bagi pengguna kartu,” papar Samuel.

Ditempat sama, Direktur Bank Kalbar, Samsir Ismail mengatakan, pihaknya mendukung GPN. Bahkan Bank Pembangunan Daerah ini merupakan bank pertama yang sudah menerapkan GPN.

“Kita sudah lebih dulu mendapatkan izin dari BI untuk penggunaan kartu debit berlogo GPN, ini sudah kita mulai pada awal Agustus kemarin. Namun diperuntukkan untuk pembayaran tunjangan perjalanan dinas dan PNS, kita akan sosialisasikan GPN kepada nasabah dan masyarakat,” lugas Samsir.

Laporan: Nova Sari
Editor: Arman Hairiadi