Beras Lokal Landak Bahan Utama Rumah Makan di Bandara Supadio

TEROBOSAN. Bupati Karolin Margret Natasa saat mengunjungi rumah makan Sari Bundo yang menggunakan beras lokal Landak. Penggunaan beras lokal ini menjadi terobosan terbaru Pemkab Landak. (Humas Landak for RK)

eQuator.co.id – KUBU RAYA-RK. Beras Kabupaten Landak menjadi bahan utama di sejumlah rumah makan yang berada di Bandara Supadio Pontianak. Ini merupakan terobosan terbaru Bupati Karolin Margret Natasa setelah sebelumnya berhasil menjual beras lokal ini di pasar modern.

“Beras lokal Landak kita saat ini sudah dipasarkan di pasar modern yakni Hypermat yang ada di Pontianak dan Singkawang dan saat ini beras landak kita juga dipercaya Rumah Makan Sari Bundo, Excelso dan Bakso Lapangan Tembak Senayan untuk nasi putihnya dari beras Landak. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh pemilik rumah makan yang ada di Landak dan Kalbar umumnya, untuk bersama-sama menggunakan beras lokal Landak,” ucap Karolin, kemarin.

Karol saat mengunjungi rumah makan Sari Bundo juga turut mencoba langsung nasi putih yang berasal dari beras Landak pada peresmian pertama rumah makan padang tersebut. Dia berterimakasih pada jaringan Sari Bundo yang sudah menggunakan beras Kabupaten Landak dengan mengapresiasi usaha anak negeri yang menghargai produk-produk lokal.

“Kami berharap ini akan terus berkembang karena prioritas kita adalah bagaimana menyusun suatu rangkaian ekonomi yang utuh mulai dari produksi sampai dengan pasarnya dan mudah-mudahan ini dapat menjadi inspirasi bagi para entrepreneur yang ada di Landak untuk mau menggali berbagai potensi yang ada,” paparnya.

Dia menjelaskan, pemasaran beras ini merupakan hal yang sejalan dengan program dalam meningkat pertanian di Landak. Sehingga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat yang berprofesi sebagai petani dalam menjual hasil panen mereka.

“Ini sangat sejalan dengan program kami, agar program ekonomi kerakyatan bisa maju dan berkembang di Landak sehingga bisa memberikan implikasi peningkatan ekomoni seluruh masyarakat,” jelas Karolin. (*)