400 PNS Diambil Sumpah

97
FAKTA INTEGRITAS: Penandatangan Fakta Integritas oleh PNS di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu, Senin (23/11) pagi di Indoor Volley, Putussibau. Arman Hairiadi-RK

eQuator – Putussibau-rk.  Sebanyak 400 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu diambil sumpah janjinya sebagai abdi negara oleh Sekda Kapuas Hulu Ir H Muhammad Sukri di Indoor Volly, Putussibau, Senin (23/11) pagi.

Sekda mengatakan pengambilan sumpah dan janji PNS tersebut merupakan agenda pembinaan aparatur, yang berlaku bagi seluruh PNS. di wilayah negara Indonesia. Hal itu merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. “Iya, hal ini juga merupakan kesanggupan untuk mentaati keharusan dan tidak melakukan larangan yang ditentukan,” katanya usai kegiatan.
Ditegaskan Sukri, dalam pelaksanaan sumpah dan janji PNS itu jangan sampai dipandang sebagai suatu acara seremonial. Namun, hal itu harus ditegakkan pada porsi yang sebenarnya, sehingga memiliki makna dan senantiasa menjadi salah satu pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Untuk itu saya mengharapkan agar sumpah dan janji yang telah saudara ucapkan dapat diimplementasikan secara nyata. Baik sikap, perilaku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, kejujuran dan tanggungjawab,” himbau Sekda.
Menurut Sekda, makna yang terkandung saat pengambilan sumpah dan janji itu merupakan pengendali diri dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara. Sekaligus untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat PNS dengan mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. “Saya berharap semoga dengan landasan pola pikir yang demikian, saudara semua tidak mudah tergoda untuk melakukan pelanggaran,” pungkasnya.
Begitu pula terkait Pemilihan Kepala daerah (Pilkada), PNS harus netral dan tidak ada intervensi dari partai manapun.
Sementara itu,  Ismiati, salah seorang PNS di Kapuas Hulu mengatakan sudah seharusnya sebagai abdi negara tidak terlibat dalam politik. “Ya  harus netral lah kami dalam Pilkada ini,” tuturnya.
Memasuki musim Pilkada ini, sebagai PNS dirinya pun belum pernah diajak maupun dirangkul oleh pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang bertarung. “Tapi yang jelas sebagai PNS, kami tetap komitmen dengan tugas kami sebagai abdi negara. Kami tak bakalan ikut politik praktis,” kata Ismiati. (aRm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here