2.803 Orang Terpelajar Ditilang

ilustrasi. net

eQuator – Singkawang-RK. Sejak Januari hingga November 2015, tercatat 2.884 Tindak Pelanggaran (Tilang) lalu lintas di Kota Singkawang. Paling banyak ditilang merupakan pengendara yang terpelajar, mencapai 2.803 orang. Sedangkan yang putus sekolah hanya 73 orang.

“Jumlah tersebut dilihat dari tingkat pendidikan pengendara kendaraan bermotor yang kita Tilang,” kata AKBP Agus Triatmaja SH SIK, Kapolres Singkawang melalui Kasat Lantas, AKP Anton Satriadi SIK SH ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/12).

Anton menjelaskan, sejak awal tahun hingga November 2015, pengendara kendaraan bermotor yang berpendidikan Sekolah Dasar (SD) yang ditilang 650 orang, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 689 orang, paling banyak Sekolah Menengah Atas (SMA) 1.319 orang. Sedangkan Akademi 145 orang.

Dia mengungkapkan, kalau dilihat dari jenis pekerjaan pengendara yang ditilang, didominasi karyawan swasta, mencapai 2.327 orang. “Karyawan swasta ini misalnya bekerja di perusahaan atau karyawan-karyawan toko dan lainnya,” jelas Anton.

Setelah karyawan swasta yang paling banyak ditilang, berikutnya pengendara kendaraan bermotor yang masih berstatus pelajar, yakni 368 orang. Sedangkan yang masih mahasiswa hanya 129 orang. “Paling sedikit Pegawai Negeri Sipil (PNS) 39 orang,” ungkap Anton.

Selain menilang 2.884 pengendara kendaraan bermotor, sejak Januari hingga November 2015, Satlantas Polres Singkawang juga memberikan teguran kepada 2.744 pengendara. “Total pelanggaran di jalan raya yang ditilang dan diberikan teguran mencapai 5.409 pelanggaran,” ungkap Anton.

Kalau dilihat dari jenis pelanggarannya, kata Anton, pelanggaran paling banyak terkait surat menyurat kendaraan bermotor, mencapai 1.188 pelanggaran, diikuti kelengkapan kendaraan bermotor 1.029 pelanggaran dan rambu-rambu lalu lintas 294 pelanggaran.

Bila dibandingkan dengan tahun sebelum dalam periode yang sama, kata Anton, pada 2015 terjadi peningkatan pelanggaran. “Januari hingga November 2014 terjadi 2.593 pelanggaran, sementara Januari hingga November 2015 terjadi 2.884 pelanggaran yang kita Tilang,” paparnya.

 

 

Laporan: Mordiadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.