Tim Gabungan saat melakukan razia Pertambangan Emas Tanpa Izin. ISTIMEWA

eQuator –  Delapan puluh empat anggota gabungan berhasil menenggelamkan 13 unit mesin dompeng yang dipergunakan untuk melakukan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Simpang Hulu, Ketapang, Selasa (3/11).

Kapolres AKBP Hady Poerwanto melalui Kapolsek Simpang Hulu AKP Nyandang menjelaskan, operasi PETI yang dilaksanakan tim gabungan bersama tokoh masyarkat dan agama dimulai sejak pukul 09.00 dan berakhir pukul 17.00.

“Lokasi pertama kita razia di Desa Merawa, dusun Sungai Bansi yang kita temukan 4 unit mesin dompeng yang beroperasi, kemudian di lokasi kedua di Desa Kualan Hulu serta pinggir Sungai Kualan kita temukan 9 unit mesin dompeng,” kata Nyandang.

Pada saat razia, pihaknya tidak dapat menemukan tersangka yang melakukan aktivitas PETI lantaran diduga telah melarikan diri. Sedangkan untuk hasil razia yakni 13 unit mesin dompeng yang digunakan untuk menjalankan aktivitas PETI langsung dilakukan penindakan.

“Karena lokasi razia sangat jauh dan tidak memungkinkan untuk kita amankan barang bukti berupa 13 unit mesin dompeng. Makanya langsung kita ambil tindakan, kita rusak kemudian kita tenggelamkan 13 unit mesin dompeng itu,” jelasnya.

Sementara Kapolres Ketapang, AKBP Hady Poerwanto menjelaskan, penertiban PETI yang dilakukan pihaknya beserta anggota gabungan lainnya merupakan bentuk kesiagaan pihaknya dalam merespon laporan dan permintaan dari masyarakat sekitar yang menyatakan masih adanya aktivitas PETI di lokasi yang dirazia.

“Ada informasi dari masyarakat, langsung kita tindak lanjuti, kita back up anggota dari polres buat membantu penertiban, kemudian di sana juga dibantu tim gabungan termasuk tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat sekitar,” katanya.

Menurut dia, selama ini pihaknya telah memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat diwilayah hukum Polres Ketapang untuk tidak melakukan aktivitas PETI, namun kenyataannya masih ada beberapa wilayah yang masih melakukan aktivitas PETI sehingga pihaknya tidak segan dalam melakukan penindakan.

“Kita sudah imbau agar tidak ada lagi masyarakat melakukan aktivitas PETI karena dampaknya akan merugikan banyak orang, seperti air sungai menjadi kotor dan lainnya, jadi kita tegaskan apabila ditemukan masih ada aktivitas PETI para pelakunya akan kita tindak tegas,” pungkasnya
(Jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.