Terus Tingkatkan Kemampuan Perwira Lanud Supadio Latihan Menembak

10
LATIHAN. Perwira Lanud Supadio latihan menembak di lapangan tembak Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 473 Paskhas, Rabu (8/8)--Penerangan Lanud Supadio for RK

eQuator.co.idSungai Raya-RK. Kemampuan menggunakan senjata api (senpi) bagi setiap prajurit adalah keharusan. Untuk meningkatkan kemampuan menggunakan senpi, para perwira Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio melakukan latihan menembak pistol. Latihan dilaksanakan di lapangan tembak Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 473 Paskhas, pada Rabu (8/8). Selain para perwira, latihan ini juga dilakukan personel intelijen dan prajurit wanita TNI AU (WARA).

“Bagi prajurit TNI, kemampuan menembak merupakan salah satu kemampuan dasar. Oleh karenanya, harus terus dilatihkan secara periodik dalam kurun waktu tertentu,” kata Kepala Seksi Senjata (Kasisen) Lanud Supadio, Mayor Tek Zulkifli.

Kasisen berharap dengan latihan yang terarah dan periodik tersebut seluruh perwira, personel intelejen, dan para WARA, selalu siap melaksanakan setiap tugas-tugas operasi.

“Menembak pistol ini dilakukan dengan jarak 25 meter. Para peserta latihan diberi tiga kali kesempatan menembak,” ujarnya.

Sebelum latihan menembak, seluruh peserta diberikan pengarahan tentang tata cara menembak yang baik dan benar, sekaligus dijelaskan pelaksanaan tindakan keamanan selama latihan berlangsung.

Mayor Tek Zulkifli menyatakan, sesuai SOP yang ada maka diberikan penekanan dan pengarahan agar latihan berjalan lancar. “Kita bersyukur, karena latihan menembak berjalan lancar. Hal ini tidak terlepas dari keseriusan para peserta latihan. Semoga latihan ini jadi cara terbaik meningkatkan kemampuan menembak perwira, personel intelejen, dan WARA,” tuturnya.

Salah seorang peserta latihan, Letkol Sus Filfadri mengatakan, dengan latihan tersebut dia dan para perwira Lanud Supadio bisa mengasah kemampuan dasar.

“Menembak pistol harus dilakukan dengan insting yang tepat dan konsentrasi penuh. Pistol merupakan senjata kecil, namun sangat berbahaya, bila tidak bisa menggunakan dengan baik,” papas perwira menengah yang menjabat sebagai Kepala Penerangan (Kapen) Lanud Supadio tersebut. (amb)