Terjatuh Usai Jambret Dedi Digebuki Warga

38
Ilustrasi.NET

eQuator.co.id – Pontianak-RK. DW alias Dedi ketiban sial. Dia kira bakal aman-aman saja setelah merampas harta orang lain. Nyatanya, dia gagal dan digebuki warga setelah tertangkap di Jalan Panglima Aim, Kecamatan Pontianak Timur, Rabu (11/7).

Warga dengan mudah menangkapnya, karena pemuda yang juga residivis ini terjatuh dari sepeda motornya yang melesat dari kejaran korban.

Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Suhar menuturkan, penjambretan ini terjadi ketika korban berinisal YA, 42, bersama anaknya sedang bermotor melintasi Jalan Panglima Aim dan Jalan Tekam.

Saat itu, kata Suhar, anak YA sedang menggenggam handphone (HP) miliknya. Dalam perjalanan, tiba-tiba dari arah belakang sebelah kiri, datang pelaku yang dengan mengendarai sepeda motor metik. “Pelaku langsung merampas HP milik anak korban,” ujarnya kepada sejumlah, Kamis (12/7).

Sukses merampas HP, Dedi langsung kabur menuju Jalan Tekam. YA pun tak tinggal diam. Dia segera mengejar Dedi sambil berteriak minta tolong.

“Korban berteriak kencang meminta bantuan dari warga sambil mengejar pelaku. Sampai akhirnya pelaku pun terjatuh bersama sepeda motornya,” cerita Suhar.

Tak menunggu lama, warga yang mengetahui aksi jambret ini langsung mengamankan Dedi untuk segera dibawa ke Mapolsek Pontianak Timur guna diproses lebih lanjut. Sesekali, warga yang geram menghajar Dedi.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukanya anggota Reskrim, kata Suhar, pelaku yang merupakan warga Jalan Sambas Barat, Pontianak Timur itu adalah seorang residivis dalam kasus yang sama.

“Dari tangan pelaku kita berhasil mengamankan satu unit HP milik korban YA. Sepeda motor Yamaha Mio milik pelaku pun kita sita sebagai barang bukti sarana kejahatan,” terangnya.

Saat ini Dedi dan barang bukti masih diamankan di Mapolsek Pontianak Timur. Dia dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Dedi terancam penjara di atas lima tahun.

“Atas kejadian ini, saya berpesan agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada karena kejahatan bisa terjadi di mana saja. Di jalan jangan menggunakan dan memamerkan HP. Sehingga dapat memunculkan niat dan kesempatan pelaku kejahatan,” imbau Kapolsek yang baru bertugas di Pontianak Timur ini. (and)