Terjatuh dari Jamban, Sulai Ditemukan Tak Bernyawa

12
EVAKUASI. Tim BPBD Landak saat mengevakuasi mayat korban, Minggu (2/12)--Tim BPBD Landak for RK

eQuator.co.id – NGABANG-RK. Sulai, warga Dusun Leban, Desa Nyayum, kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak ditemukan mengapung tak bernyawa di Sungai Dait, Minggu (2/12).

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Landak, Banda Kolaga, korban diduga terjatuh ke sungai ketika hendak buang air di jamban, Sabtu (1/12) malam.

Kemudian, anaknya bernama Liong, sekitar pukul 23.00 Wib, baru pulang dari rapat pemuda di Dusun Leban.

“Anak korban tidak menemukan ibunya di rumah,” ujar Banda, Minggu.

Kemudian, Liong juga mendapati sabun B 29 yang biasa dibawa ibunya juga tidak ada. Dia menduga ibunya pergi ke sungai. Ketika dicari ke sungai oleh warga perempuan 68 tahun itu pun masih belum ditemui.

“Akhirnya ketika diselusuri oleh warga, hanya menemukan tanggoi atau topi milik korban yang biasa dipakai. Sedangkan korban tidak ditemukan,” terangnya.

Keesokan paginya, Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Behe, Brigadir Heri Simatupang, menelepon BPBD Landak melaporkan kejadian tersebut.

Dengan segera tim BPBD Landak menyiapkan peralatan untuk berangkat ke lokasi guna melakukan pencarian.

“Tim mulai turun ke Sungai Dait, tempat awal jatuhnya korban dan menyusuri sepanjang aliran sungai,” terang dia.

Pencarian kemudian membuahkan hasil. Korban yang sudah ditinggal suaminya itu ditemukan mengapung di sungai. Sekitar 1 kilometer dari posisi jatuhnya korban. “Korban tersangkut di ranting di sungai,” jelasnya.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim BPBD Landak dan diserahkan ke anggota Polsek Kuala Behe. “Kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan,” terang Banda. (ius)