Terima Gadai Motor Curian, Aliung Nginap di Penjara

PENADAH. Yohanes alias Aliung beserta sepeda motor curian yang digadaikan kepada dirinya, kemarin. Polisi for RK

eQuator.co.id – PONTIANAK-RK. Sudah tahu tak bersurat, masih saja nekat terima gadaian sepeda motor. Akhirnya uang 3 juta rupiah pun ranap. Bak jatuh tertimpa tangga, Yohanes alias Aliung, harus menginap di penjara. Dia ditangkap saat sedang membawa motor hasil curian di sekitar Jalan Budi Utomo, Kelurahan Siantan Tengah, Pontianak Utara, Senin (2/10) lalu.

Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Abdullah Syam menjelaskan tertangkapnya pelaku merupakan hasil pengembangan kasus pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan tersangka Doni Alias Buang pada 2 September lalu.

“Kasus ini pun ditangani petugas, berawal dari laporan korban, yang bernama Liak Kong, warga Jalan Sungai Selamat, Pontianak Utara. Dia melapor telah menjadi korban pencurian saat itu,” katanya.

Dari penyelidikan tersebut, petugas telah menetapkan satu tersangka yang bernama Doni alias Buang. Dan diketahuilah bahwa motor curian tersebut  dibawa oleh Aliung  yang diduga sebagai penadah. Selanjutnya tersangka dan barang bukti berupa satu unit sepeda motor dibawa ke Mapolsek Pontianak Utara.

“Sehingga kita akhirnya memburu keberadaan Aliung yang diduga sebagai penadah. Dan ia pun akhirnya berhasil diamankan di kawasan Jalan Budi Utomo,” terangnya.

Kepada petugas  Aliung tak dapat mengelak. Dia mengaku, mendapatkan sepeda motor tersebut dari hasil gadai oleh temannya  yang bernama Doni alias Buang. Dia juga mengakui dari awal sepeda motor tersebut diambil tak menerima surat menyurat kendaraan dari rekannya itu.

“Jadi di sini pelaku penadah tidak tahu kalau motor itu hasil curian. Terlebih dia juga tidak menaruh curiga walaupun saat diterima, sepeda motor itu tidak disertai BPKB dan STNK. Selain itu, ia mengaku kepada petugas mengambil motor tersebut dengan harga tiga juta rupiah,” ungkapnya.

Saat ini pelaku sudah diamankan dibalik sel tahanan Mapolsek Pontianak Utara. “Dia terancam Pasal 480 KUHP tentang pertolongan jahat,” pungkasnya.

 

Laporan: Andi Ridwansyah

Editor: Arman Hairiadi