Tanpa Even, Sanggau Cuma Jadi Jalur Lintas

648
Bupati Sanggau membuka kejuaraan balap motor yang digelar IMI Sanggau di komplek perkantoran Sabang Merah. Kiram Akbar

eQuator – Sanggau-RK. Bupati Sanggau, Poulus Hadi secara terbuka memberikan apreseasi yang tinggai kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sanggau, Dedy Yunizar yang telah menyelenggarakan even balap motor di komplek perkantoran Sabang Merah, Minggu (15/11).

“Memang komplek Sabang Merah ini belum selesai. Sanggau sedang berbenah, membuat daya tarik menjadi lebih baik. Itu tidak bisa hanya dari Pemda, semua harus bergotong-royong dan bekerja dengan hati. IMI Sanggau sudah membuktikan itu,” katanya ketika membuka even balap motor di sirkuit ‘dadakan’ komplek perkantoran Sabang Merah.

Pemerintah, dari pusat hingga daerah, saat ini tengah mengupayakan pembanguna infrastruktur. Pemerintah Pusat saat ini tengah membangun jalan pararel di perbatasan dari Kapuas Hulu menuju Bengkayang. Sehingga jika jalan itu rampung nantinya, masyarakat memiliki alternatif jalan menuju Bengkayang.

“Kalau di Sanggau tidak ada yang menarik, lama-lama cuma jadi jalur lintas. Apalagi kalau jalan pararel itu rampung, bakal tak banyak orang lewat Sanggau. Bengkayang itu akan dijadikan pelabuhan internasional,” terangnya.

Belum lagi kabupaten Sintang yang saat ini sudah memiliki bandaran sendiri. Karena itu, kata Bupati, even-even yang diselenggarakan untuk menjadikan kabupaten Sanggau lebih menarik, sehingga akan dikunjungi orang. “Makanya kita berupaya membangun desa untuk kota, dan menjadikan kota daya tarik desa,” ujarnya.

Tiap tahun, dijelaskan bupati, Sanggau setidaknya menyelenggarakan tiga even budaya, yaitu: Gawai Dayak yang digelar setiap tanggal tujuh bulan tujuh, Faradje’ dan Imlek. “Selain itu kita juga punya tempat wisata berupa sumber mata air panas satu-satunya di pulau Kalimantan, ada di kecamatan Jangkang,” pungkasnya. (KiA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here