Tanpa dipungut Biaya, Telkomsel Ajak Pelanggannya Upgrade USIM 4G

eQuator.co.id-Pontianak. Komitmen untuk terus mengakselerasikan konektivitas jaringan terbaik yang merata serta mempercepat adopsi gaya hidup digital, Telkomsel ajak pelanggan melakukan migrasi kartu USIM 4G.

Migrasi kartu USIM 4G ini diberikan khususnya di beberapa wilayah, seperti di Kabupaten Berau dan Kutai Barat Kalimantan Timur, Kayong Utara, Sanggau, Sintang Kalimantan Barat, Tana Tidung Kalimantan Utara serta Tapin Kalimantan Selatan.

Dalam perpindahan ini pelanggan tidak perlu khawatir karena nomor akan tetap sama dan tidak mengalami perubahan setelah upgrade kartu lama ke 4G, sehingga dapat dengan lancar menikmati layanan broadband terdepan dengan teknologi terbaru untuk memberikan kenyamanan pelanggan dalam beraktivitas digital.

“Telkomsel terus melakukan upgrade seluruh jaringan 3G ke 4G/LTE secara bertahap dan terukur sejak awal 2022. Di bulan Juli 2022 ini, upgrade 4G kembali dilakukan di hampir 400 titik lokasi BTS Kalimantan seperti di Kabupaten Sintang, Sanggau, serta Kayong Utara Kalbar,” ujar Manager Branch Telkomsel Pontianak, Catur Surya Irawan

Maka dari itu, kata Catur, pihaknya mengimbau bagi para pelanggan Telkomsel yang masih menggunakan kartu SIM untuk  segera melakukan upgrade kartunya ke USIM 4G di Grapari dan TAP Telkomsel.

“Upgrade kartu ke USIM 4G ini tidak dipungut biaya,” ucapnya

Selain itu, Catur juga menjelaskan, pelanggan dapat melakukan pengecekan 4G/LTE bagi kartu SIM dan handphone yang digunakan dengan mengakses *888*47#, kemudian pilih opsi 1 untuk pengecekan kartu, dan pilih opsi 2 untuk pengecekan perangkat/ponsel yang dimiliki.

Pelanggan Telkomsel khususnya yang tidak terdaftar jasa perbankan (M-banking) dapat melakukan penukaran kartu USIM 4G dengan beragam alternatif selain mengunjungi GraPARI Telkomsel atau MyGraPARI, yaitu melalui outlet-outlet dan booth terdekat.

“Juga dapat melakukan tukar kartu USIM 4G dengan ragam pilihan channel, melalui mitra e-commerce (Shopee, bukalapak, tokopedia, JD.id), Facebook dan Twitter Telkomsel, serta Virtual Assistant (VA) Telkomsel,” terangnya

Sedangkan bagi nomor pelanggan yang terdaftar pada jasa perbankan (M-banking) tidak dapat menggunakan kartu 4G yang disediakan secara online, sehingga proses penggantian kartu pelanggan dapat mengunjungi GraPARI maupun MyGraPARI terdekat, serta kantor Telkomsel Authorized Partner (TAP).

Sebagai apresiasi pelanggan yang telah melakukan penggantian kartu dari SIM non 4G, Telkomsel menawarkan tambahan kuota 4G 30GB untuk kartu yang masa aktif nya lebih dari 6 bulan serta penggunaan lebih dari Rp 100.000.

“Sedangkan bagi pelanggan dengan kartu yang masa aktifnya lebih dari 3 bulan dan penggunaan lebih dari Rp 100.000  mendapat tambahan kuota 4G 15GB,” tuturnya

Namun untuk tambahan quota ini, pelanggan akan dikenakan biaya Rp 10 pada saat proses migrasi kartu berhasil untuk mendapatkan tambahan kuota 4G tersebut. Untuk mengetahui informasi lengkap mengenai tukar Kartu SIM ke 4G, pelanggan dapat mengakses melalui tautan https://www.telkomsel.com/tukarkartu4g.

“Sekira 4.9% dari total pelanggan Telkomsel di Kalimantan dan 4.5% di wilayah Kalbar saat ini masih belum menggunakan kartu USIM 4G walaupun secara perangkat sudah mendukung layanan tersebut. Kami akan terus mendorong dan memberikan edukasi kepada pelanggan agar dapat memaksimalkan layanan 4G Telkomsel sebagai wujud pemerataan akses broadband seluruh wilayah di Indonesia,” pungkas Catur. (Ova)