Tahun Ini Pembangunan 22 Titik Irigasi di Empat Kecamatan

Abu Sufyandi: Alhamdulillah, DAK Tahun 2018 Rp16,9 Miliar

51
ilustrasi. net

eQuator.co.id – Kubu Raya-RK. Tahun ini jumlah Dana Alokasi Khusus (DAK) di Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kubu Raya mencapai Rp16,9 miliar. Rencananya sebagian besar DAK diperuntukan untuk melakukan pembangunan 22 titik irigasi pertanian di empat kecamatan di Kabupaten Kubu Raya.

“Jadi ada 22 titik irigasi yang akan dibangun di empat kecamatan menggunakan DAK tahun ini,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA), Dinas PUPR Kubu Raya, Abu Sufyandi, ST di kantornya, baru-baru ini.

Abu Sufyandi mengungkapkan, tahun ini DAK di Bidang SDA jumlahnya jauh meningkat dibandingkan tahun lalu. “Kalau tahun lalu, DAK yang kita dapat sebesar Rp8,9 miliar. Dan tahun ini Alhamdulillah meningkat,” tuturnya.

Sekadar diketahui bahwa empat kecamatan yang mendapatkan program pembangunan irigasi tersebut. Di antaranya, Kecamatan Sungai Kakap, Kecamatan Kuala Mandor, Kecamatan Terentang dan Kecamatan Batu Ampar.

“Termasuk di daerah Empening Terentang Hulu juga akan kita lakukan pemeliharaan irigasinya. Karena wilayah itu merupakan penyumbang padi yang cukup besar di Kabupaten Kubu Raya,” ulasnya.

Dalam kesempatan itu, Abu menjelaskan bahwa pemilihan lokasi pembangunan sebanyak 22 titik irigasi memang sudah ditentukan langsung oleh pemerintah pusat, sehingga daerah hanya bertugas melaksanakan program tersebut.

“DAK ini penggunaannya dibatasi oleh aturan pusat. Di Kubu Raya (pembangunan irigasi) hanya boleh dikerjakan di empat kecamatan. Yaitu, Kecamatan Sungai Kakap, Kecamatan Kuala Mandor, Kecamatan Terentang dan Kecamatan Batu Ampar. Pertimbangannya karena daerah itu sudah ada jaringan irigasinya,” tuturnya.

Saat ini, Abu menambahkan, pihaknya sedang mempersiapkan proses lelang untuk pembangunan irigasi sebanyak 22 titik tersebut. “Rencana lelang Maret mendatang. Sedangkan realisasi di lapangan rencananya pada Mei mendatang. Mudah-mudahan saat lelang tidak ada kendala, sehingga target realisasi di lapangan bisa tercapai,” ucap Kabid SDA, Abu Sufyandi, ST.

Reporter: Syamsul Arifin

Redaktur: Andry Soe