Suami Istri Bekerja Sebagai Pemuas Pasang Susuk di Bagian Tersembunyi

ilustrasi.

Menjadi pekerja di dunia entertainment menuntut Donjuan, 37, dan Sephia (dua-duannya nama samaran), 33, harus tampil to the max di hadapan penggemar dan koleganya. Nah, mereka pun menggunakan jalan pintas. Memakai susuk di wajah, supaya terus bersinar. Namun, selain pasang susuk di wajah, keduanya memasang di daerah tersembunyi. Dimana itu?

Wanita baik akan mendapatkan pria baik. Begitu pula sebaliknya. Ungkapan itu akhirnya terjadi dalam rumah tangga warga Benowo, Surabaya, Donjuan vs Sephia.

Dibalik sikap baik dan tidak pernah neko-neko, ternyata keduanya sama-sama jatuh dalam dunia kelam. Sephia yang seorang penyanyi kafe, ternyata double job sebagai pekerja seks komersial (PSK).

Donjuan pun setali tiga uang. Dia merangkap job sebagai pemuas nafsu TG alias tante-tante girang.

“Ya ndak nyangka saja suami kok kayak gitu. Kalau saya kan wajar double job. Memang kerjaan saya di kafe. Suka digodain pelanggan kafe,” kata Sephia yang masih mencari pembenaran atas sikapnya ketika sidang gugat cerai di Pengadilan Agama (PA), Jalan Ketintang Madya, seperti yang dilansir Radar Surabaya (JPNN Group), belum lama ini.

Awalnya, baik Sephia maupun Donjuan tidak mengetahui kalau pasangannya punya second job. Sephia beranggapan jika suaminya lurus-lurus saja. Kalaupun nyambi, sambilannya pun hanya sebagai presenter. Bukan yang lainnya.

Begitu pula Donjuan. Dia juga tidak menyangka kalau Sephia punya “bisnis” lainnya yang bisa menghasilkan duit lebih banyak.

Supaya banyak penggemar maupun kafe menyewanya, baik Sephia maupun Donjuan hobi pasang susuk ke salah satu orang di kawasan Menganti, Gresik.

Biasanya mereka memasang atau ganti susuk setiap tiga bulan sekali. Keduanya bersama-sama kompak memasang susuk jenis pelaris dan pemikat. “Sudah hampir tujuh tahunan kami pasang susuk bersama,” aku Sephia.

Awal mula perjodohan Donjuan vs Sephia, bahkan dilakukan di rumah si pemasang susuk tersebut. Keduanya tak sengaja bertemu ketika sama-sama akan memasang susuk pemikat. Karena sama-sama suka pasang susuk plus bekerja dalam dunia entertainment, keduanya pun menikah.

Meski hidup dalam dunia entertainment yang penuh dengan gaya hidup hura-hura, sebenarnya Donjuan vs Sephia sudah sepakat untuk tidak neko-neko. Sephia berjanji tidak akan selingkuh dengan pelanggan atau temannya. Begitu pula dengan Donjuan.

Hampir setahun lebih keduanya mempertahankan hidup saling setia dan jujur. “Saya tidak kuatnya itu waktu mabuk. Diajak tidur sama pelanggan kafe gitu. Tak pikir-pikir daripada tidur doang dan tidak menghasilkan apa-apa, ya mending jual diri beneran,” kata Sephia, enteng.

Ternyata nyambi kerja jadi PSK memang hasilnya lebih banyak. Selain dapat kepuasan seksual, Sephia mengaku semalam bisa mengantongi uang Rp1 juta lebih bila ada pelanggan yang membookingnya.

Padahal, jika hanya menjadi penyanyi kafe, dia hanya mendapatkan Rp500 ribu. Tergantung ramai atau sepinya kafe.

Sementara Sephia sendiri tidak tahu kapan awal mula Donjuan bisa terjun ke lembah pemuas tante-tante girang. Sephia baru mengetahui bila suaminya juga memiliki second job yang sama, ketika si pemasang susuk keceplosan omongan soal pasang susuk di “senjata” Donjuan.

Sontak Sephia kaget dan tercengang. Sebab, ia sendiri sudah melakukan hal sama sejak tiga tahun lalu. Sephia melakukannya supaya “ladangnya” nikmat dan beberapa pelanggannya menjadi ketagihan.

“Lha terus suami pasang susuk buat apa, kalau tidak buat pelaris. Padahal, saya sama suami berhubungan cuma seminggu sekali. Kadang malah jarang karena sudah sama-sama capek bekerja,” jelasnya.

Setelah mengetahui bila sang suami pasang susuk, Sephia mulai penasaran. Sephia mencari tahu apa guna susuk di “senjata” sang suami.

“Saya gak sengaja liat SMS suami sama tante-tante gitu. Akhirnya ya dia ngaku kalau jadi gigolo. Suami akhirnya juga tahu kalau saya melakukan hal yang sama. Jadi satu sama deh,” pungkas Sephia vs Donjuan yang akhirnya sepakat untuk berpisah. (Radar Surabaya/JPG)