Sosialisasi Protokol New Normal IMI Kalbar, Bang Yuli: Untuk Meraih New Trust

SOSIALISASI NEW NORMAL. Suasana Halalbihalal dan Rapat Koordinasi “Sosialisasi Draft Protokol New Normal IMI” di Sekretariat di Komplek Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Jumat (19/06/2020). Sekretariat for eQuator.co.id

eQuator.co.id-Pontianak. Sembari menunggu dimulainya kembali agenda-agenda otomotif, Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalbar berinisiatif membahas segala persiapan. Yang wajib dilakukan. Dan menjadi standar penyelenggaraan kegiatan IMI ke depan.

“Intinya, seluruh kegiatan IMI nantinya sesuai protokol kesehatan, tidak membahayakan keselamatan anggota dan masyarakat umum,” tegas Ketua Pengprov IMI Kalbar, H. Yuliansyah SE, saat Halalbihalal dan Rapat Koordinasi “Sosialisasi Draft Protokol New Normal IMI” di Sekretariat di Komplek Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Jumat (19/06/2020).

Hadir dalam pertemuan itu, selain Ketua IMI Kalbar, Ketua Harian August Akbar, Plt. Sekretaris Mohamad Qadhafy, Kabid Organisasi Beni Gunawan, Kabid Roda Empat Syariful Hamzah, dan hampir semua pengurus.

Tujuan dibuatnya draft tersebut untuk membangkitkan kembali semangat kehidupan Organisasi IMI menyeluruh, secara bersama-sama dan bergotong royong. “Dengan memutus mata rantai penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” papar Bang Yuli, karib Yuliansyah disapa.

Menghidupkan kembali aktivitas IMI itu, lanjut ia, harus dengan penyesuaian dan perubahan pola hidup pada era New Normal. Yang edukatif dan disiplin.

“Kita mesti patuh dan peduli dengan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian pandemi Covid-19 di lokasi kegiatan dan tempat kerja untuk meraih kepercayaan baru atau new trust,” tegasnya.

Yuliansyah menegaskan, untuk mempersiapkan protokol new normal IMI ini, pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah. “Untuk keberlangsungan usaha serta agar tidak berdampak negatif kepada eksistensi IMI secara keseluruhan,” tandasnya.

Semua pengurus sangat antusias menyambut protokol new normal tersebut. Sebab, sudah tiga bulan ini kegiatan IMI Kalbar vakum sementara disebabkan pandemi Covid-19.

“Kita berharap, dengan adanya protokol ini, IMI Kalbar bisa kembali melangsungkan agenda-agenda organisasi,” tutur Plt. Sekretaris, M. Qadhafy. (*)