Sandi: Tanpa Dahlan Iskan, Saya tak Seperti Sekarang

Ma’ruf ke Bangkalan, Serasa Pulang Kampung

DI PADANG. Sandiaga Uno bersama kru Padang Ekspres, di Graha Pena Padang, Jumat (19/10). PADEK PHOTO

eQuator.co.id – Padang-RK. Cawapres Sandiaga Uno mengakhiri kunjungan terakhirnya di Kota Padang dengan bersilaturahmi ke Graha Pena Padang, Lubukbuaya, Jumat sore (19/10). Di Graha Pena, Sandiaga bersama rombongan langsung disambut Pemred Padang Ekspres (Jawa Pos Group) Heri Sugiarto, Pemred Padang TV Nashrian Bahzein, Pemred Posmetro Padang Reviansi beserta jajaran.

Sandi sempat bercerita, kesuksesan yang diraihnya saat ini tidak terlepas dari peran perusahaan induk perusahaan Padang Ekspres, Jawa Pos. Bahkan, founder Jawa Pos, Dahlan Iskan banyak membantunya hingga sukses menjadi pengusaha seperti saat sekarang ini.

“Sebagai pengusaha pemula, saya diberikan kesempatan untuk bermitra dengan Jawa Pos. Tanpa kepercayaan dari Pak Dahlan Iskan ketika itu, saya yakin tidak akan bisa seperti sekarang,’’ ujar Sandiaga di hadapan para pimpinan dan karyawan Padang Ekspres Group.

Oleh sebab itu, sampai saat ini ia terus memberikan ucapan terimakasih ketika bertemu Dahlan Iskan dalam berbagai kesempatan. Dahlan Iskan sendiri, kata Sandi, juga sering memberikan masukan ketika bertemu dengannya. “Hadir di Padang Ekspres hari ini (kemarin, red) bagi kami suatu kebanggaan. Sambutan yang luarbiasa sekali di sini, membuat kami sangat bangga,” pungkasnya.

Sandi menyebut tujuan utamanya berkunjung ke Sumbar  kali ini, ingin menyerap aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat. Ia berjanji, jika terpilih menjadi cawapres pilpres tahun depan, ia akan menampung seluruh aspirasi masyarakat sumatera barat. “Saya bersama Pak Prabowo berjanji akan menerapkan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat kecil. Kunci dengan menghadirkan kepemimpinan yang tegas dan kuat,’’ jelasnya.

Di samping itu, ia berusaha akan mendorong kestabilan ekonomi dan membuat harga-harga sembako menjadi terjangkau. Dan tak kalah penting, ia akan memberdayakan UKM melalui OK OCE serta akan lebih berpihak pada pengusaha dalam negeri.

’’Kami akan tetap membangun infrastruktur tapi tetap kami berupaya anggaran yang digunakan tidak membebankan APBN. Seperti dalam pembangunan Tol Cikopo yang kami bangun dengan standar jalan tol berkelas dunia. Kami membangun tol tersebut tanpa membebankan APBN sedikitpun, ’’ pungkasnya.

Di sisi lain, calon wakil presiden Ma’ruf Amin melanjutkan safari politiknya ke Madura kemarin (19/10). Mantan Rais Am PB NU itu menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2018 bersama ulama se-Madura di Pondok Pesantren Hidayatulloh Al Muhajirin, Arosbaya, Bangkalan. Dalam acara tersebut, Ma’ruf mengatakan seperti pulang ke kampung halamannya.

Perasaan pulang kampung itu muncul setelah Ma’ruf menyadari bahwa dirinya punya garis keturunan Arosbaya. Bahkan, jika ditelisik, masih ada garis keturunan dari Raja Bangkalan Demang Plakaran.

Ma’ruf menceritakan, leluhurnya bernama Kiai Demang Plakaran, salah seorang raja di Bangkalan yang mempunyai anak bernama Raden Kiai Pragalbo. Raden Pragalbo memiliki keturunan bernama Zuhra Pradoto Jambringin yang menurunkan Nyai Narantoko. Selanjutnya, Nyai Narantoko diperistri Raja Sumedang Larang Geusan Ulun. Nyai Narantoko kemudian diberi gelar Nyai Ratu Arosbaya, atau Harisbaya.

’’Dari situlah lahir mbah-mbah saya terus ke saya. Saya punya darah Madura dan darah Arosbaya. Dan lahirnya di Banten. Jadi, hari ini saya pulang kampung dan disambut dengan meriah,’’ kata Ma’ruf.

Ma’ruf juga sempat mengunjungi  Pendapa Agung Bangkalan. Dia disambut Bupati R Abdul Latif Amin Imron, Wabup Mohni, dan seluruh pejabat di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) serta tokoh agama lainnya. Pada kesempatan itu, Ma’ruf memohon doa dan restu kepada masyarakat Madura atas pencalonan dirinya sebagai wakil presiden.

Abdul Latif Amin Imron menjelaskan bahwa Ma’ruf datang dalam rangka silaturahmi sebagai sesepuh. Karena itu, diharapkan bisa memperkukuh tali persaudaraan sesama muslim, bangsa, dan warga negara Indonesia.

’’Bisa memperkukuh persaudaraan kita ke depan,’’ katanya. (Padang Ekspres/Jawa Pos/JPG)