Sabu dalam Cincin, Karyawan Pangkas Rambut Dicokok Polisi

Si Kum Pengedar pun Diringkus

ilustrasi.net

eQuator.co.id – PONTIANAK-RK. Mengaku baru saja beli sabu, lalu mampir ke tukang pangkas rambut di Jl. Panglima Aim, Kelurahan Tanjung Hulu, Pontianak Timur, Edo pun dicokok Unit Reskrim Polsek Pontianak Timur, Jumat, (25/10).

“Pelaku (Edo) ditangkap dengan barang bukti berupa satu klip transparan yang diduga berisi narkotika jenis sabu,” kata Kapolsek Pontianak Timur melalui Kasi Humas Ipda Iskak, Ahad, (27/10).

Pria 25 tahun bernama lengkap Ridho Burnama Putra, lumayan cerdik. Coba mengelabui petugas, sabu yang baru saja dibeli itu disimpannya dalam sebentuk cincin putih. “Cincin itu di kenakannya di jari manis kiri. Rencana akan digunakan untuk konsumsi pribadi,” kata Ipda Iskak.

Sepandai-pandainya Edo, petugas tk kalah lihai mengendus dan menyita serbuk haram itu. Petugas juga mengamankan sebuah pipa kaca, satu handphone, dan cicin  putih tempat dia menyimpan sabu.

Edo harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan telah digelandang ke Mako Polsek Pontianak Timur. “Dia kita dijerat dengan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.

Pengedar Dibekuk 

Sebelumnya, Rizqi Nursaputra alias Si Kum yang dikenal sebagai pengedar sabu di kawasan timur Kota Pontianak, dicokok polisi. Dia pasrah saja ketika Anggota Unit Reskrim Polsek Timur menangkapnya di sebuah rumah Jalan Tanjung Raya 1, Kelurahan Dalam Bugis.

Kapolsek Pontianak Timur melalui Kasi Humas Ipda Iskak mengatakan, si Kum ditangkap setelah jajaran Polsek Timur dapat informasi. “Awalnya kita dapat warga tentang sebuah rumah di Jalan Tanjung Raya 1 yang dicurigai di jadikan lapak untuk menjual sabu,” terang Iskak.

Diselidiki, informasi tak meleset. Akhirnya petugas menggerebek rumah itu dan berhasil membekuk seorang pria bernama Si Kum.

” Pelaku berhasil kita tangkap bersama beberapa barang bukti, ” ungkap Iskak.

Beberapa barang bukti kata dia, lima klip kantong plastik transparan berisikan kristal putih yang diduga sabu. “Yang saat kita timbang 0,80 gram,” jelasnya.

Selain sabu ada pula dua buah timbangan digital, sebuah dompet beserta uang tunai Rp420 ribu. Masih ada pula empat korek api, tiga sendok sabu, lima buah bong, dua pipa kaca. Lantas ada juga sebuah kotak batik berisi klip plastik transparan, sebuah meja lapak, dan tas warna coklat. Si Kum pun digelandang ke Mako guna penyelidikan lebih lanjut.

“Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya saat ini pelaku sudah mendekam di balik jeruji besi. Dia kita jerat dengan UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.

 

Laporan: Andi Ridwansyah

Editor: Mohamad iQbaL