Roy Mimpi Tantang Daud

Roy Mukhlis

eQuator – Roy Mukhlis masih menjadi petinju terbaik kelas ringan 61,2 kg. Petinju asal Bima, NTB, itu mengalahkan Hero Tito pada gelar tinju profesional sabuk emas Kapolda Jatim Jumat (6/11). Berikutnya, Roy bakal menantang juara tinju kelas ringan WBO Asia Pasifik Daud “Cino” Yordan.

Promotor Robert Simangunsong mengatakan, sejak awal pihaknya sudah menjanjikan, siapa pun yang menang akan dipertemukan dengan Daud Yordan. ’’Negosiasi dengan Daud sudah mencapai 50 persen. Kami akan bertemu dua pekan depan untuk mematangkan rencana pertarungan,’’ katanya.

Duel sengit yang memperebutkan gelar WPBF (World Professional Boxing Federation) antara Roy dengan Daud bakal digelar Surabaya pada Februari tahun depan. Robert mengatakan, Surabaya dipilih sebagai lokasi pertandingan lantaran dia ingin menggairahkan olahraga tinju sekaligus membangkitkan semangat petinju-petinju di Jawa Timur.

Sebelumnya, bertempat di halaman Polrestabes Surabaya, Roy menang angka tipis (split decision) ketika menghadapi Hero pada. Untuk itu, Robert ingin memberi waktu recovery yang cukup kepada Roy. ”Kami rasa, persiapan 3 bulan itu cukup untuk memulihkan stamina setelah pertandingan ketat kemarin,” terang Robert.

Duel melawan Daud merupakan impian Roy sejak dulu. Apa lagi, setelah Daud mengalahkan petinju Uganda Maxwell Akuwu di Surabaya Juni lalu, Roy semakin menggebu untuk menantang petinju asal Ketapang tersebut. Ambisi untuk menjadi yang terbaik di kelasnya memang begitu mengakar kuat di benak petinju 29 tahun itu.

”Saya bersyukur, ternyata manajemen mengerti keinginan saya. Semoga, ketika melawan Daud nanti, kondisi saya bisa jauh lebih baik,” tutur Roy.

Diakuinya, saat melawan Hero Tito, kondisi juara 2 gelar Asia PABA WBO Oriental itu sedang tidak maksimal. Sebab, pergelangan tangan kirinya sakit usai cedera pada saat latihan. Itulah mengapa, Roy terlihat bermain kurang agresif seperti biasanya. Roy yang dikenal kerap menang KO atas lawannya, pada pertandingan Sabtu lalu, petinju dari sasana Nasdem Mandiri BC Indonesia itu hanya menang angka tipis atas Hero.

Nah, untuk bisa menang melawan Daud, Roy bakal berlatih lebih keras. Selama persiapan, dia ingin mendapat teman sparing yang memiliki kualitas terbaik. Tidak hanya itu, Roy berharap agar manajemen menyediakan lokasi berlatih yang memiliki fasilitas lengkap untuk dia.

”Saya ingin fokus berlatih dan mendapat sparing yang bagus. Sebab, melawan petinju sekelas Daud, persiapan seperti kemarin jelas sangat kurang,” kata Roy. (Jawa Pos/JPG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.