Rencana Pemkot Bikin Kejuaraan Khusus Olahraga Tradisional

TERIAK GIRANG, Seorang ibu berteriak girang saat hendak mencapai fi nish dalam lomba balap karung. F IKRI AKBAR /RK

eQuator – Seperti kejuaraan-kejuaraan cabang olahraga umumnya yang digelar secara massif. Pemerintah Kota Pontianak berencana akan menyelenggarakan kejuaraan khusus bagi cabang-cabang olahraga tradisional.

Demikian hal itu disampaikan, Wakil Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, di sela-sela menghadiri rangkaian Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-32 tahun 2015 di Alun-Alun Kapuas, Minggu (8/11).

Artinya ke depan, olahraga tradisional nantinya tidak hanya sebagai ajang olahraga rekreasi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang olahraga prestasi.

“Bisa, kita dapatkan para atlet atau pemain yang sudah terampil, sementara ini levelnya disisipkan dulu,” paparnya.

Bagi Ketum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) Kota Pontianak tersebut, sejauh ini masyarakat perlu terlebih dahulu mendapat sosialisasi tentang menumbuhkembangkan olahraga tradisional. Setelah cabang-cabang olahraga tradisional ini sudah kental di masyarakat maka akan digelar kejuaraan khusus.

“Seperti hari ini tadi, kita lihat ada lomba karung sama lomba enggrang. Kita selalu sisipkan setiap ada kejuaraan-kejuaraan seperti ini dan sekarang kita sudah ada pecinta olahraga tradisional, yang tujuannya untuk membangkitkan lagi kearifan lokal permainan tradisional kita,” ulasnya.

Lebih lanjut, Edi bercita-cita bahwa lomba-lomba olahraga tradisional tidak hanya terlihat pada momen-momen tertentu saja. Momen kemerdekaan 17 Agustus misalnya, tapi bisa menjadi agenda rutin pada acara HUT-HUT instansi dan sebagainya.

“Nanti kalau ada tingkat nasoional atau bahkan tingkat dunia kita ikutkan juga. Karena sekarang ini, olahraga tradisional ini dia bukan olahraga prestasi, tetapi olahraga rekreasi untuk memberikan kegembiraan, interaksi masyarakat, silaturahim dan lainnya. Jadi sambil berjalan, kita terus sisipkan perlombaan-perlombaan olahraga tradisional ini,” paparnya. (fik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.