Porseni Guru Ajang Prestasi dan Silaturahmi

11
Piala Bergilir. Bupati Kubu Raya, H Rusman Ali menyerahkan piala bergilir kepada panitia pelaksana Porseni Guru Kubu Raya di halaman SD Negeri 9 Sungai Raya, Selasa (4/9). Syamsul Arifin/RK.

eQuator.co.id – Kubu Raya-RK. Bupati Kubu Raya, H Rusman Ali membuka secara resmi Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Guru Kabupaten Kubu Raya di halaman SD Negeri 9 Sungai Raya, Selasa (4/9).

Diikuti sebanyak sembilan kontingen pengurus cabang PGRI kecamatan, porseni guru mempertandingkan empat cabang olahraga dan tujuh lomba kesenian. Empat cabang olahraga yakni bulu tangkis, tenis meja, catur dan senam PGRI. Ada pun tujuh lomba seni yaitu menyanyi solo, lomba kreasi, melukis, MTQ, kreativitas pembelajaran, lagu rohani dan syair gulung.

“Porseni ini harus bertanding dan berlomba dengan sportif. Tapi, prestasi juga perlu. Kalah atau menang hal yang biasa. Tetapi, tetap harus kita perjuangkan untuk juara. Mengapa? Karena yang berprestasi akan dikirim ke ajang porseni tingkat provinsi,” ucap H Rusman Ali.

Meski bersifat kompetisi, H Rusman Ali menambahkan, ajang porseni guru harus menjadi sarana silaturahmi dan persatuan anggota PGRI Kabupaten Kubu Raya. Karena itu, dirinya meminta peserta porseni menjadikan kompetisi sebagai sarana persahabatan.

“Kita menang, tapi bertengkar apa untungnya. Apalagi bertengkar dengan sesama guru. Untuk itu jaga kekompakan, keserasian, persahabatan dan nama baik guru serta PGRI. Guru adalah teladan, sehingga menjadi contoh kepada murid-muridnya,” pesan Bupati.

Dalam kesempatan itu, H Rusman Ali menegaskan, pemerintah daerah memberi atensi penuh terhadap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan PGRI Kubu Raya. Termasuk untuk kegiatan porseni guru, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran kegiatan yang berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya.

“Dengan demikian diharapkan anggaran tersebut bisa mengurangi pengeluaran kas PGRI Kubu Raya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Kalbar, Samion mengatakan, porseni menjadi ajang unjuk kreativitas dan prestasi para guru. Meski begitu, pentingnya memanfaatkan porseni sebagai wadah silaturahmi antarguru dari berbagai kecamatan.

“Bisa silaturahmi, saling kenal, saling kunjung dan saling berbagi informasi. Khususnya yang berkaitan dengan kondisi pendidikan di masing-masing daerah. Kemudian, bagaimana kita menjunjung tinggi sportivitas dan fairplay. Itu yang paling penting,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Porseni Guru, Sujadi menambahkan, porseni akan menjaring atlet terbaik untuk menjadi wakil Kubu Raya pada Porseni Guru Tingkat Provinsi Kalbar pada November mendatang di Kabupaten Ketapang.

“Rangkaian pertandingan dan perlombaan akan dilaksanakan hingga 6 September mendatang di lokasi SDN 9 Sungai Raya,” paparnya. (sul)