Polres Kapuas Hulu Tangkap 20 Tersangka Narkoba

62
PRES RELEASE. Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi menjelaskan kronologis pengungkapan kasus narkoba di halaman Mapolres, Selasa (5/6)-- Andreas/RK
PRES RELEASE. Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi menjelaskan kronologis pengungkapan kasus narkoba di halaman Mapolres, Selasa (5/6)-- Andreas/RK

eQuator.co.id – Putussibau-RK. Jajaran Satres Narkoba Polres Kapuas Hulu berhasil menangkap tiga orang yang terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Ketiganya diamankan di kawasan Pasar Pagi, Kota Putussibau, Kecamatan Putussibau Utara, pada Kamis (31/5) lalu.

Dari tangan pelaku berinisal AC, LM dan MS, polisi menyita barang bukti sabu yang disimpan seorang pelaku dalam bungkus rokok. Beratnya sekitar 0,3 gram. Barang bukti tersebut sudah dikirim ke BPOM untuk uji laboratorium.

“Sementara itu kami juga masih mendalami sumber narkoba tersebut,” terang Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi dalam press release di Mapolres, Selasa (5/6).

Dikatakan Kapolres, pengungkapan kasus berawal dari informasi warga, bahwa ada orang yang dicurigai akan melakukan transaksi narkoba. Ketika anggota mendatangi lokasi, ternyata ada orang yang cirri-cirinya diduga sebagai pelaku.

“Saat didatangi petugas, yang bersangkutan berupaya lari dan menabrak anggota Res Narkoba. Pelaku dan anggota terjatuh. Setelah diamankan dan digeledah dalam bungkus rokok yang bersangkutan ada sabu,” ulasnya.

Imam menambahkan, setelah dilakukan pengembangan terhadap pelaku, ternyata sabu tersebut pesanan dua pelaku lainnya. Saat ini, ketiganya masih diperiksa di Mapolres.

Mereka dijerat Pasal 114 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya 5 sampai 20 tahun penjara.

Imam memaparkan, peredaran narkoba di Kalbar memang semakin masif. Untuk Kapuas Hulu saja, dari Januari hingga Juni 2018, pihaknya telah memproses sebanyak 17 laporan polisi terkait kasus narkotika. “Dari total laporan polisi tersebut ada 20 orang ditetapkan tersangka,” ujarnya.

Maka dari itu, dia mengharapkan agar semua pihak dapat bekerja sama memerangi narkoba. (dRe)