Pilkada 2020, Gerindra Kalbar Prioritaskan Usung Kadernya

eQuator.co.id-Pontianak. Nama-nama Bakal Calon Kepala Daerah (Bacalonkada) untuk tujuh kabupaten di Kalbar, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, terus mencuat. DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalbar menyiapkan kader internalnya agar siap bertarung pada 9 Desember mendatang.

“Mengikuti perkembangan pilkada di Indonesia dan Kalimantan Barat, bakal calon kepala daerah dari Partai Gerindra sebisa mungkin kami siapkan dari kader internal sendiri,” tutur H. Yuliansyah SE, Ketua DPD Gerindra Kalbar, Minggu (21/06/2020).

Yuliansyah

Sambung ia, “Nama-namanya sudah kami godok, ada yang sudah dikeluarkan rekomendasi dan ada yang masih menunggu keputusan DPP Gerindra”.

Menurut Yuliansyah, Partai Gerindra Kalbar mayoritas mengusung kader sendiri. Contohnya, di Kabupaten Kapuas Hulu. Nama Hamdi Jafar- John Itang Oe, sudah hampir pasti bertarung di daerah dengan sebutan Kabupaten Uncak Kapuas itu. Bahkan surat rekomendasi dari DPP Gerindra sudah disampaikan.

Di Kabupaten Ketapang terjadi kejutan. Nama Iin Solinar disebut-sebut akan maju menaiki perahu Gerindra. Pengusaha dan mantan Ketua IMI Kalbar tersebut juga telah memperoleh rekomendasi dari DPP Gerindra. Bahkan partai-partai politik yang akan mengusung juga hampir merata merapat. Satu barisan.

”Kami masih intensifkan pembicaraan, mudah-mudahan terus terjalin kesepakatan bersama,” jelas Yuliansyah.

Iin sudah memenuhi syarat untuk pencalonan kepala daerah di Ketapang. Karena Partai Demokrat dan Perindo turut mendukungnya. Kekuatan tiga partai itu sudah cukup untuk mengusung Bacalonkada di Ketapang.

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan partai lain ikut mengusung. Bergabung dan berjuang bersama.

Dibeberkan Yuliansyah, untuk Kabupaten Kapuas Hulu juga begitu. Koalisi bersama Partai Gerindra sudah oke. Lebih dari cukup mengusung Bacalonkada. Sudah ada partai Demokrat, PKPI dan partai lain yang ikut bersama-sama berjuang.

Gerindra sendiri juga melakukan pemantapan komunikasi politik dengan Partai Golkar, karena sebelumnya kader sendiri (Agus Mulyana) kabarnya memutuskan tak bertarung. ”Mudah-mudahan bisa sejalan,” tukasnya.

Komunikasi intensif dengan PPP dan partai Nasdem pun sedang berlangsung. Artinya, Partai Gerindra terbuka membangun kebersamaan untuk menang.

”Semakin banyak koalisi searah dalam mengusung Bacalonkada, tentunya makin bagus, saya kepengen koalisi bertambah gemuk,” harap Yuliansyah.

Lantas, bagaimana di lima kabupaten lain? Ia menyebut, Sintang, Sekadau, Melawi, Bengkayang dan Sambas tengah menunggu keputusan DPP Gerindra. DPD Gerindra Kalbar telah merekomendasikan nama-nama Bacalonkada yang diusung untuk posisi Bupati atau Wakil Bupati.

“Target Partai Gerindra yakni menempatkan tiga kader Bacalonkada untuk posisi Bupati dan satu Bacalonkada posisi Wakil Bupati, kami optimis bisa diwujudkan,” pungkasnya. (*)