Oknum ASN Sintang Diduga Nikah Siri, Askiman: Laporkan ke Dikbud

Rapat Koordinasi Kepala Sekolah Menegah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Sintang, di Balai Pegodai, Selasa (29/1).

eQuator.co.id – Adanya dugaan Aparatus Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sintang berstatus guru sekolah melakukan nikah siri, sampai ke telinga Wakil Bupati Sintang, Askiman.

Hal tersebut diketahui, setelah Kepala SMP Negeri 1 Tebelian, Endang Purwantini menyampaikan perihal tersebut saat Rapat Koordinasi Kepala Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Sintang, di Balai Pegodai, Selasa (29/1).

“Ada guru dan ASN yang melakukan nikah siri. Mohon penjelasan terhadap kasus seperti ini,” ujar Endang bertanya kepada Askiman.

Mendapat pertanyaan itu, Askiman langsung memberikan jawaban, dengan tegas dikatakannya bahwa pernikahan siri bagi ASN tidak boleh dilakukan.
‚ÄúLaporkan saja ke Disdikbud dan pengawas sekolah kalau memang itu benar adanya,” jelas Askiman.

Orang nomor dua di pemerintahan Bumi Senentang itu juga mengatakan, bahwa Kepala sekolah harus berkomunikasi dengan pengawas sekolah. Karena mereka adalah pengawas internal. Jangan sampai ke depan menjadi masalah hukum.

“Saya juga akan memprioritaskan dilaksanakannya pendidikan dan pelatihan bagi calon pengawas sekolah karena banyak yang pensiun dan banyak yang kosong,” katanya.

Ia juga mau menerima dan melihat hasil pengawasan disetiap kecamatan oleh pengawas sekolah untuk perbaiki kualitas pendidikan di pedalaman. Karena menurutnya, dari beberapa hasil kunjungan kerja ke pedalaman, menemukan ada banyak guru yang lama tidak mengajar.

“Saya minta guru tersebut jangan dipindahkan. Biarkan dia disitu. Kalau dipindah, semua guru di pedalaman ndak mau ngajar supaya di pindah ke kota,” tegasnya. (pul)