Milton: Masyarakat Banyak Mengeluhkan Infrastruktur

Hadiri Rakorcab Gerindra Kubu Raya

33
RAKORCAB. Milton Crosby berfoto bersama ketika menghadiri Rakorcab Kubu Raya di Hotel Dangau, Sungai Raya, Rabu (4/4). Warga for RK
RAKORCAB. Milton Crosby berfoto bersama ketika menghadiri Rakorcab Kubu Raya di Hotel Dangau, Sungai Raya, Rabu (4/4). Warga for RK

eQuator.co.idPONTIANAK-RK. Partai Gerindra Kubu Raya menggelar rapat koordinasi Cabang (Rakorcab) di Hotel Dangau, Sungai Raya, Rabu (4/4). Rakorcab tersebut dihadiri calon Gubernur Kalbar nomor urut 3, Milton Crosby.

Rakorcab membahas mengenai satu persepsi atas visi misi kemenangan Milboy (Milton-Boyman) pada Pilkada 27 Juni 2018 mendatang. Terkait kampanye Milboy di 14 kabupaten/kota di Kalbar, mantan Bupati Sintang dua periode ini mengaku masyarakat banyak mengeluhkan terkait pembangunan infrastruktur yang belum memadai.

“Mereka menginginkan jalan yang kuning menjadi hitam, jembatan dari kayu menjadi baja dan saya berjanji jika saya menang dalam Pilkada ini mana yang menjadi tanggung jawab Gubernur, akan saya selesaikan,” terang Milton usai menghadiri Rakorcap Gerindra Kubu Raya.

Sesuai kewenangan dari masing-masing kawasan, Milton menjelaskan kepada seluruh masyarakat terkait infrastruktur di Kalbar. Jika menjadi kewenangan kabupaten/kota maka pembangunan wajib dilakukan Pemda setempat. “Jika kewenangan kota atau kabupaten maka kami akan menggelar Rakorda,” ujarnya.

Namun jika wewenang pusat, maka selaku Gubernur tentu ia akan berkoordinasi langsung ke pusat agar mendapatkan anggaran pembangunan di Kalbar. Sebab semua dapat dilakukan demi pembangunan Kalbar dengan catatan inventarisasi status jalan wewenang pembangunan telah diketahui. Sehingga dengan mudahnya ia selaku pemimpin daerah melakukan koordinasi keberbagai pihak termasuk pemerintah pusat dan Kementerian.

“Salah satu permintaan masyarakat selain jalan dan jembatan juga sistem komunikasi seperti tower-tower akan dibangun dengan subsidi silang,” tuturnya.

Bahwa diakuinya, seluruh masyarakat belum mendapatkan hak yang sama akan sistem komunikasi. Sehingga masih sering sulitnya masyarakat yang berada di pedalaman berkomunikasi dengan sanak saudara, tidak selancar mereka yang berada di tengah kota melalui aliran listrik. “Termasuk saluran listrik yang akan kami bangun agar semua masyarakat merasakan listrik sepanjang waktu,” urainya.

Milton menambahkan, perekonomian masyarakat juga akan ditingkatkan terutama perhatian kepada para petani karet dan sahang yang semakin hari semakin turun.

“Salah satu strategi kita harus meningkatkan kualitas karet dan hasil alam dan mengetahui pemasaran, target serta pemasaran akan sasaran yang tepat sehingga masyarakat khususnya para petani tidak merugi sepanjang tahun,” pungkasnya. (zai)