Mempawah Ajukan Formasi 325 Guru

45
ilustrasi - net

eQuator.co.id – Mempawah-RK. Mengantisipasi kekurangan guru di Kabupaten Mempawah, tambahan 325 tenaga guru diusulkan dalam penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2018. Begitu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Mempawah, Firman Juli Purnama.

“Kita berharap ada penerimaan CASN untuk mengisi kekurangan guru sebanyak 325 yang selama ini telah kita ajukan,” ungkap Firman, baru-baru ini.

Firman menyebut, kekurangan tenaga pendidik tersebut karena selama beberapa tahun terakhir, sejumlah guru memasuki masa pensiun. “Jumlah kekurangan itu dari guru yang memasuki masa pensiun,” lugasnya.

Belum lagi, kata Firman, para tenaga guru yang meninggal dunia dan mengalami sakit hingga tidak bisa lagi mengajar. Sehingga menambah jumlah kekurangan guru saat ini. “Kita sangat kekurangan tenaga guru, terlebih untuk tenaga guru SD dan SMP saat ini. Tentunya perlu penambahan tenaga pendidik,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, untuk penerimaan CASN yang nantinya akan mengisi posisi guru, belum dapat dipastikan jumlahnya. Dinas Pendidikan, Olahraga, dan Pariwisata masih menunggu arahan dari dinas terkait untuk proses perekrutannya. “Untuk jatah guru ada, tapi saya belum tahu berapa jumlah yang didapatkan untuk mengisi posisi guru, yang mengetahuinya BKD Mempawah untuk jumlahnya,” jelas Firman.

Dia menyebut, penerimaan CASN dilakukan seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Mempawah yang juga mendapatkan kuota untuk penerimaan penambahan ASN tersebut. “Yang saya dengar itu, paling prioritas itu di Kabupaten Mempawah untuk penerimaan tenaga kesehatan dan pendidikan yang menjadi utama dalam proses perekrutan CASN nanti,” paparnya.

Firman berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Mempawah untuk mempersiapkan diri mendaftar dan mengikuti seleksi penerimaan CASN yang akan dibuka. “Persiapkan diri anda untuk berkompetisi dalam penerimaan CASN yang dibuka di Kabupaten Mempawah. Untuk info lebih lanjut ada di BKD,” pungkasnya.

 

Reporter: Ari Sandy

Editor: Yuni Kurniyanto