Mau Pinjam Motor, Bersimbah Darah

Duel Maut Dua Sekawan Berakhir Kritis

ilustrasi - net

eQuator – Pontianak-RK. Belum jelas apa penyebab pertikaian Dd, 33, yang berkawan baik dengan Ags. Diawali mau pinjam motor berakhir dengan duel maut hingga keduanya kritis bersimbah darah, Kamis (19/11) sekitar pukul 16.45.

Kejadiannya di Jalan Kom Yos Soedarso, Pontianak Barat, di mulut Gang Gotong Royong I. Dd datang menghampiri Ags. Entah lagi risau atau apalah, Ags bilang, “Jangan banyak omong, kau tunggu di situ ya,” katanya langsung pergi.

Tak berapa lama, Ags yang warga Gang Kasturi, Pontianak Barat, kembali membawa sebilah pisau lantas membeset lengan Dd, warga Gg Semut, Pontianak Utara. Tak mau jadi sasaran lagi, Dd pun menghunus senjata tajam (sajam) ukuran besar dari balik bajunya. Terjadilah duel seru dengan sajam disaksikan warga yang segera berkerumun.

Akibat duel maut itu keduanya terkapar bersimbah darah dan dilarikan ke rumah sakit. Ags luka bacok di kepala, punggung dan pinggang, sedangkan Dd luka beset di pinggul kiri atas dan sobek jari telunjuknya.

“Ags dilarikan ke RS Antonius sedangkan Dd ke RS Sultan Syarif Abdurrahman,” jelas Kapolsekta Pontianak Barat Kompol Joko Sulystiono kepada wartawan di RS. Santu Antonius (RSSA) Pontianak.

Berdasarkan keterangan Dd kepada Polisi, berawal ketiak Dd pulang ke rumah abangnya di Gg Gotong Royong I Jalan Kom Yos Soedarso. “Dia mau meminjam sepeda motor Ags yang kebetulan berada di depan Gang. Dd mengaku kepada kita bahwa dia malah dimaki-maki oleh Ags. Cekcok mulut tak terhindarkan,” ungkap Kompol Joko.

Menurut Joko, diduga Ags menantang Dd dengan menyuruhnya untuk menunggu. “Tidak lama, Ags pun datang dengan sebilah sajam langsung menyabet Dd hingga mengenai mengenai jari telunjuk kanan,” ungkap Kapolsek.

Pertarungan yang tak terhindarkan dan tak seorang pun bisa melerai, saling serang. Sabetan Dd menyambar tubuh Ags.  “Akibatnya Ags terkapar dan meminta pertolongan warga yang langsung dilarikan ke RS. Antonius,” tambah Kompol Joko.

Sampai kemarin (20/11), Kapolsekta Kompol Joko belum bisa memastikan mengapa bisa terjadi duel antar dua kawan itu. Pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kita masih menyelidiki lebih lanjut kasus ini. Saksi-saksi akan diperiksa termasuk keduanya setelah menjalani perawatan di rumah sakit,” tambahnya.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada media mengungkapkan, duel maut itu tengah terjadi ketika dirinya melintas di Jalan Kom Yos Soedarso.

“Saya melihat keduanya sudah berkelahi menggunakan sajam. Padahal mereka berdua sebenarnya adalah teman,” ujar warga yang juga kenal dengan keduanya. (zrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.