Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dipukul

13
ilustrasi. net

eQuator.co.id – Sekadau-RK. Maksud hati melerai perkelahian. Dua anggota Satuan Sabhara Polres Sekadau yang tengah yang bertugas di Pos Pol Simpang 4 Kayu Lapis malah jadi korban pemukulan oleh Stefanus Ridwan alias Teit.

Peristiwa itu terjadi di Simpang Empat Kayu Lapis, pada Jumat (2/11) sekitar pukul 18.00 WIB. Beruntung, kedua anggota yakni Bripda Surya Akbar dan Bripda Bagaskara, tidak mengalami luka berat. Bripda Surya hanya mengalami luka lecet di bagian bibir dan memar di tangan. Sementara Bripda Bagas mengalami memar di tangan.

Informasi yang dihimpun di lapangan, sebelum pemukulan terjadi, Teit yang merupakan warga Desa Gonis, Tekam Kecamatan Sekadau Hilir ini terlibat cekcok dengan Niko di Simpang Empat Kayu Lapis. Cekcok itu berujung baku pukul. Teit pun tampak kewalahan.

Setelah itu, Niko membeli rokok di toko milik Hendrik yang berlokasi di Simpang Empat Kayu Lapis. Usai membeli rokok, Niko bertemu dengan rekannya dan duduk di atas sepeda motor di depan toko tersebut.

Pelaku Teit yang pulang ke rumah, ternyata belum bisa menerima kenyataan. Tiba-tiba ia datang lagi dengan berlari dari arah Jalan Dusun Gonis Butun dan langsung menghampiri Niko. Kala itu Teit sambil membawa sepucuk senapan angin dan sebilah parang.

Teit langsung memukul mulut Niko dengan tangan kosong. Pukulan itu mengakibatkan Niko tertunduk. Dalam kondisi tertunduk, Teit kemudian menginjak bagian leher Niko hingga terjatuh dan tertelungkup di tanah. Teit bahkan menginjak lagi bagian belakang badan korban sebanyak dua kali.

Tak lama kemudian, Bripda Surya dan Bripda Bagas yang kebetulan piket datang ke lokasi kejadian. Mereka berusaha melerai. Namun Teit justru memberontak dan memukul kedua anggota itu.

Tak hanya itu, Teit juga menodongkan senapan angin ke arah anggota sambil mencaci dan melontarkan kata-kata bernada ancaman. Teit yang diketahui dalam pengaruh miras tersebut terus memberontak dan melawan anggota. Masyarakat sekitar yang ramai melihat kejadian pun ketakutan dan menjauh. Karena Teit yang membawa senjata dan semakin beringas.

Setelah berusaha keras melakukan perlawanan terhadap Teit, kedua anggota Sat Sabhara akhirnya bisa menangkap dan mengamankannya. Bersama Kades Gonis Tekam, Rizal Arafat, pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Sekadau.

Kasat Reskrim Polres Sekadau, Iptu Mohammad Ginting, membenarkan kejadian itu. Korban Niko dan dua anggota polisi itu sudah membuat laporan.
“Tindakan yang kita lakukan adalah memeriksa keterangan para saksi, kemudian melakukan visum terhadap korban Niko. Untuk pelaku sudah kita amankan dan kasusnya masih kita dalami,” ujar Ginting.

Rupanya, hasil pemeriksaan sementara, tak hanya Niko dan kedua anggota polisi, Teit juga sempat menendang seorang bocah saat mengambil senjata angin ke rumahnya.

“Pelaku melakukan hal itu diduga akibat pengaruh miras. Karena pelaku dikabarkan sempat minum miras usai mengiktui ritual sembahyang kubur,” pungkasnya.

Laporan: Abdu Syukri

Editor: Ocsya Ade CP