Kubu Raya Punya Dua Atlet Juara Dunia

Erwin Anwar: Atlet Itu Pejuang, Atlet Itu Patriot

29
Penyambutan Juara Dunia. Sekretaris Umum KONI Kalbar, Erwin Anwar dan Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus serta Devi Safitri dan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga Kubu Raya. Dalam rangkaian kegiatan penyambutan kepulangan Devi Safitri ke Kubu Raya setelah mengikuti World Hapkido Championship Seoul 2018 di Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (31/7). Syamsul Arifin/RK.
Penyambutan Juara Dunia. Sekretaris Umum KONI Kalbar, Erwin Anwar dan Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus serta Devi Safitri dan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga Kubu Raya. Dalam rangkaian kegiatan penyambutan kepulangan Devi Safitri ke Kubu Raya setelah mengikuti World Hapkido Championship Seoul 2018 di Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (31/7). Syamsul Arifin/RK.

eQuator.co.id – Kubu Raya-RK. Prestasi Devi Safitri (21) menjadi juara dunia hapkido 2018 meraih pujian dari Sekretaris Umum (Sekum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalbar, Erwin Anwar.

Bahkan Erwin berpendapat, sektor olahraga saat ini menjadi salah satu potensi yang bisa diharapkan untuk mengibarkan sang merah putih dikancah internasional.

“Selain kedatangan presiden ke negara asing, merah putih tidak akan berkibar kecuali hanya di kedutaan. Jadi, hanya kalangan olahragawanlah yang bisa mengangkat merah putih, baik di single event maupun multievent olahraga,” ujar Erwin Anwar usai menyambut kepulangan Devi Safitri ke Kubu Raya setelah mengikuti World Hapkido Championship Seoul 2018, Selasa (31/7).

Dalam kesempatan itu, Erwin mengapresiasi Pemerintah Kubu Raya yang mendukung keberangkatan Devi Safitri mewakili Indonesia di ajang internasional yang diikuti sebanyak 19 negara. Meskipun memfasilitasi aktivitas keolahragaan memang merupakan tanggungjawab pemerintah dan jajaran pengurus olahraga.

“Sesungguhnya kita ini pada umumnya adalah pelayan. Jadi, kami berusaha untuk melayani sebaik mungkin apapun yang akan diperjuangkan para atlet. Atlet itu adalah pejuang. Atlet itu adalah patriot,” tegasnya.

Lebih jauh, Erwin Anwar mengapresiasi Kabupaten Kubu Raya yang telah melahirkan dua atlet berkelas dunia. Pertama, pembalap sepeda Kalimanto Tulus Widodo yang berlaga di Olimpiade Barcelona 1992 silam. Dan kedua, Devi Safitri juara dunia hapkido kelas feather under 57 kilogram. Dan prestasi yang berhasil diraih Devi Safitri, sehingga membuat Kalbar kini memiliki dua atlet juara dunia.

“Untuk Kalbar kita sudah punya dua juara dunia. Pertama adalah Emi Faisal dari cabang pencak silat. Dan satu lagi Devi Safitri dari hapkido. Kemudian, satu-satunya atlet dari Kalbar yang pernah ikut Olimpiade Barcelona yaitu Kalimanto Tulus Widodo yang juga dari Kubu Raya. Jadi, kalau kita ingin membanggakan Kubu Raya sudah punya dua atlet dunia,” ulasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus berharap hapkido dapat segera membentuk kepengurusan dan menjadi anggota KONI Kabupaten Kubu Raya. Sebab di Kalbar hapkido telah masuk ke dalam KONI Kalbar. Meski secara nasional belum bergabung di KONI Pusat. Masuknya hapkido ke dalam KONI Kabupaten Kubu Raya akan memudahkan pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan.

“Kita akan memiliki payung hukum untuk bisa melakukan fasilitasi dan pembinaan terhadap cabang olahraga ini,” ucap Hermanus.

Wabup berpendapat, prestasi olahraga tidak datang secara instan, melainkan perlu proses serta banyak pengorbanan untuk mendapatkannya. Menurutnya, mengembangkan olahraga yang menghasilkan atlet berprestasi bukan merupakan hal mudah.

“Karena itu, saya berharap pemerintah daerah ke depan dapat terus mengembangkan pembangunan prasarana dan sarana olahraga. Termasuk memprogramkan pembangunan gedung olahraga dan lain sebagainya. Termasuk pengembangan cabang olahraga yang sudah masuk di dalam keanggotaan KONI Kubu Raya. Kita berharap KONI juga dapat proaktif dalam merencanakan segala sesuatu terkait pembinaan cabang-cabang olahraga, sehingga kita harapkan akan lahir atlet-atlet berprestasi lainnya,” harapnya. (sul)