Kerja Teamwork Bank Kalbar Berbuah Penghargaan APBI 2015

DIREKTUR UTAMA BANK KALBAR, Sudirman HMY sebagai CEO ‘Tokoh Perbankan’ dalam APBI 2015 kategori Best CEO Bank.

eQuator – Di pengujung tahun 2015, Bank Kalbar kembali memboyong Anugerah Perbankan Indonesia (APBI) 2015 dari Majalah Economic Review dan Perbanas Institute. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (5/11) lalu.

Bank Kalbar berhasil mendapatkan Peringkat 2 untuk bidang Risk Management, serta Peringkat 3 untuk bidang Finance (Value Creation) dan Marketing dalam kategori Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) II Aset Rp10- Rp 25 Triliun.

“Penghargaan ini merupakan manifestasi atas teamwork seluruh keluarga besar Bank Kalbar, dan akan menjadi tantangan bagi kami untuk terus mempertahankan dan memperbaiki peringkat yang telah dianugerahkan di masa yang akan datang.

Penghargaan ini tidak luput juga kami persembahkan kepada seluruh masyarakat Kalbar, karena adanya kepercayaan dan dukungan dari masyarakat, nasabah, mitra usaha, pemegang saham, DPRD provinsi, kabupaten dan kota sehingga Bank Kalbar dapat terus beraktivitas dan melaksanakan fungsi perbankan umumnya di Kalbar,” ujar Direktur Utama Bank Kalbar, Sudirman HMY yang hadir dalam acara tersebut meraih penghargaan CEO ‘Tokoh Perbankan’ atas pengabdiannya dalam dunia perbankan, khususnya pada Bank Kalbar selama 32 tahun.

Manajemen Bank Kalbar yang turut menghadiri undangan Panitia Penyelenggara APBI 2015 yaitu Komisaris Palal Aliboro, Direktur Pemasaran Sirwan Fahruddin, Kepala Divisi Corporate Secretary Dedi Supriadi, Kepala Divisi Kepatuhan Sri Kusumawardani, dan Kepala Divisi Kredit Heri Wintoro.

APBI 2015 yang dihelat untuk keempat kalinya itu merupakan bentuk apresiasi kinerja perbankan atas pencapaian di tahun 2014, baik dari sudut pertumbuhan kinerja bank itu sendiri, maupun dari kontribusi signifikan yang diberikan bank tersebut bagi pengembangan perekonomian di Indonesia.

Ketua Dewan Juri APBI 2015 yang juga Rektor Perbanas Institute, Prof Dr Ir Marsudi WK MSc menegaskan, penilaian yang diberikan Dewan Juri bersifat komprehensif. Seleksi pemenang dilakukan berdasarkan penilaian kinerja dan keuangan perusahaan tahun 2014 menggunakan metode perhitungan dan analisa terhadap data yang diperoleh dari berbagai sumber, diantaranya laporan tahunan, pemberitaan di media, dan teknik-teknik lain seperti wawancara langsung dengan CEO.

Selain penghargaan kepada Bank Perkreditan Rakyat dan BUKU I, II, III dan IV, rangkaian acara diselingi dengan paparan dari regulator, yaitu Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ex-Officio Bank Indonesia Mirza Adityaswara, dan Analis Eksekutif Senior Bidang Pengembangan LKM OJK Roberto Akyuwen.

Mirza Adityaswara menyampaikan mengenai pentingnya event penghargaan dan pertumbuhan perekonomian Indonesia kuartal III tahun 2015, yang berada di angka 4,73 persen. “Penghargaan yang diberikan dalam APBI 2015 merupakan event yang penting dalam memacu kinerja. Bagi yang menang, penghargaan dapat menjadi promosi, menarik perhatian regulator dan cambuk. Sedangkan bagi yang belum dapat, agar terus memperbaiki diri,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.