Kenalkan Tenun Corak Insang ke Kancah Nasional

14
CORAK INSANG. Ketua Dekranasda Kalbar dan Pontianak beserta tim menunjukan kain tenun corak insang yang dipamerkan dalam Kerajinan Kriyanusa 2018 di Jakarta, kemarin. Humas Pemkot for RK

eQuator.co.idJakarta-RK. Dekranasda Pontianak memamerkan tenun corak insang dalam kegiatan Kerajinan Kriyanusa 2018 yang digelar Dewan Kerajinan Nasional 26-30 September 2018 di Plenary Hall, Main Lobby dan Ruang Cendrawasih, Jakarta Convention Center (JCC). Tenun corak insang ini menjadi kebanggaan Kota Pontianak.
Pameran diikuti perwakilan dari kabupaten/kota dan provinsi se Indonesia. Total ada 172 stan Dekranasda, 37 stan kementerian dan BUMN. Ada pula 76 stan perajin individu, stan ikonik serta desainer. Masing-masing memamerkan kain yang bentuknya beragam. Namun untuk corak insang, sama sekali tidak ada yang menyamainya.
“Produk yang kita tampilkan dari Dekranasda Kota Pontianak adalah bahan kain, tenun dan selendang tulis bermotif corak insang hasil kerajinan dari IKM Kota Pontianak,” ujar Plt. Dekranasda Pontianak, Yanieta Arbiastutie Edi Kamtono, Kamis (27/9).
Yeni menjelaskan, produk unggulan Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Pontianak merupakan kain tenun yang dihasilkan penenun juga tak kalah kualitasnya jika dibandingkan dengan kain unggulan daerah lain. Punya ciri khas yang tidak dimiliki oleh daerah lain yaitu motif corak insang.

“Selain itu kombinasi warna dan designnya juga menarik dan yang terpenting adalah benang sebagai bahan dasar jauh lebih ringan dibandingkan dengan yang lain,” tukasnya.
Kualitas produk yang dihasilkan IKM juga semakin baik. Pasalnya dari kerjasama Dekranasda dan Pemkot Pontianak yang bersinergi melakukan pembinaan serta memfasilitasi pengrajin tenun corak insang. Sehingga produk tenun yang dihasilkan bisa bersaing dengan dari daerah lain.
“Beberapa waktu lalu kita sudah laksanakan pelatihan tenun ikat corak insang se Kota Pontianak, alat tenun untuk latihan menenun kita siapkan, narasumber profesional juga diundang untuk melatih 25 orang,” paparnya.
Pelatihan yang diberikan telah maksimal dengan hasil karya yang baik inilah membuat pihaknya memilih kain corak insang untuk dikenalkan ke kancah nasional agar dapat terpromosikan.
“Tentunya melalui pelatihan itu kita berharap lebih memaksimalkan lagi kualitas dari produk tenun yang kita unggulkan sehingga produk dari Kota Pontianak bisa ditampilkan dan bersaing pada event-event skala Nasional maupun International,” tutupnya. (agn)