Kekhawatiran JK Bukti Ada Masalah Serius

TANYA JAWAB KHUSUS. Wapres Jusuf Kalla ketika diwawancara Jawa Pos di kantornya, Kamis (22/12). Raka Denny-Jawa Pos

eQuator.co.id – Jakarta-RK. Pembangunan infrastruktur era Pemerintahan Joko Widodo dikritik orang di dalam Istana sendiri, yakni Wakil Presiden Jusuf Kalla. Hal ini menunjukkan ada dugaan masalah di sejumlah proyek yang jadi “kebanggaan” Jokowi ini.

Menanggapi kontroversi itu, pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai kritikan JK merupakan bentuk kekhawatiran terhadap pembangunan infrastruktur. Dan merupakan masalah serius.
“Kalau Pak JK sudah khawatir seperti itu berarti serius nih masalahnya. Harus segera ditindaklanjuti,” tambah pria yang akrab disapa Hensat, kepada redaksi sesaat lalu (Rabu, 23/1).
Karena itu, sambung Hensat, kritikan JK harusnya segera ditindaklanjuti oleh pemerintah langsung.
“Ya itu harusnya diselesaikan di internal pemerintah ya. Kekhawatiran JK itu kan sebetulnya sangat baik sekali,” jelas Hensat.
JK sudah dua kali mengkritik pembangunan tersebut. Pertama saat berkunjung ke Pabrik Precast LRT Jabodebek (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi), Pancoran, Jakarta, Senin (14/1). Sedangkan terbaru saat dirinya berbicara di Hotel Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (22/1).
JK menilai pembangunan LRT terlalu mahal karena dibuat elevated. Selain itu, pembangunan yang persis berada di samping jalan tol juga dikritik JK. Sebab, keberadaan LRT menghambat perluasan jalan tol. (rmol/JPG)