Kebakaran Hanguskan Mapomdam XII/Tanjungpura

Tidak Ada Ledakan

LUDES. Mapomdam XII/Tanjungpura, Pontianak, hangus dilalap api, Selasa dinihari (15/11). OCSYA ADE CP

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Kebakaran hebat melanda Markas Polisi Militer Kodam XII/Tanjungpura (Mapomdam) di Jalan Rahadi Usman, Selasa (15/11) menjelang tengah malam. Akibatnya, Jalan Rahadi Usman dan Jalan Zainuddin ditutup.

Mapomdam XII/TPR bersebelahan dengan kantor Walikota Pontianak, di sebelah belakangnya berbatasan dengan kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pontianak. Raungan sirine pemadam kebakaran memenuhi area sekitar Taman Alun-alun Kapuas. Puluhan mobil dan ratusan personil pemadam kebakaran dari seluruh Pontianak turun memadamkan kebakaran itu. Sepertinya mereka turun dengan kekuatan 100 %.

Kebakaran menghanguskan seluruh bangunan. Api bahkan tampak membumbung tinggi hingga di atas atap bangunan. Bahkan dari ratusan meter sudah kelihatan. Api dikabarkan mulai terlihat sebelum pukul 11 malam.

Masyarakat tampak berkerumun disekitar lokasi kebakaran. Polisi mengerahkan beberapa water canon turut membantu proses pemadaman. Personil TNI ikut berjibaku bersama pemadam untuk memadamkan api. Proses pemadaman memakan waktu cukup lama karena bangunan hampir seluruhnya terbuat dari kayu.

Pantauan Rakyat Kalbar dari belakang gedung, dua mobil pemadam berukuran besar terparkir di Jalan Zainuddin, slang dari mobil pemadam kebakaran disalurkan melalui halaman kantor BKD atau bagian belakang kantor walikota.

Agar slang pemadam kebakaran mencapai titik api, petugas pemadam kebakaran menjebol tembok pembatas kantor walikota dengan Mapomdam. Sedangkan di halaman kantor BKD terdapat beberapa unit mobil pemadam kebakaran berukuran sedang, dan terdapat pula beberapa buah mesin pompa air langsung menyedot air dari parit yang terletak di belakang kantor walikota.

Pada halaman belakang Mapomdam terdapat sebuah lapangan olahraga kira-kira separuh lapangan sepakbola. Tampak seperti dua lapangan bola voli yang sekelilingnya ditanami rumput. Ganasnya si jago merah yang melalap bangunan tersebut membuat hawa luar biasa ketika memasuki lapangan itu.

Tentara tampak bersiaga dengan senjata lengkap. Seluruh kendaraan yang hendak lewat selain mobil pemadam dan petugas kepolisian atau TNI dihalau. Arus lalu lintas dari arah jalan Tanjungpura menuju jalan Rahadi Oesman dialihkan menuju jalan Jendral Oerip.

Kira-kira pukul 00.45, api mulai bisa dijinakkan petugas pemadam kebakaran. Tampak prajurit TNI berjaga-berjaga di lokasi kebakaran. Pukul 02.30, petugas pemadam kebakaran meninggalkan lokasi. Tidak ada ledakan yang ditimbulkan pada kebakaran gedung, artinya tidak ada amunisi disimpan di sana. Api pun tidak sampai menjalar ke bangunan-bangunan lainnya di sekitar termasuk kantor Walikota Pontianak.

Polda Kalbar menyatakan akan melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri untuk menyelidiki penyebab hangusnya Mapomdam. “Saya lagi mendatangkan Tim Labfor Mabes Polri,” kata Irjen Pol Musyafak, Kapolda Kalbar usai meninjau bekas kebakaran, Rabu (16/11) pagi.

Dalam peninjauan itu, Kapolda Kalbar didampingi Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Iwan Imam Susilo. Sementara Panglima Kodam XII Tanjungpura, Mayjen Andika Perkasa sedang berada di Jakarta menjalankan tugas.

Musyafak menegaskan, hasil pemantauannya, kebakaran yang menghanguskan bangunan tua yang 90 persen berbahan kayu ini, murni musibah. Sama seperti ledakan SPBU di Jalan Merdeka sebelumnya, menurut dia, tidak terlihat indikasi adanya sabotase.

“Itu kebakaran biasa. Kemungkinan sementara kebakaran ini disebabkan akibat korsleting listrik,” katanya.

Imbuh dia, “Kita belum bisa menyimpulkan. Nanti apakah korsleting atau tidak, Tim Labfor yang akan menyimpulkan. Tapi kalau kita lihat, kebakaran ini habis. Mudah-mudahan tim segera datang. Karena bukan hanya ini, di SPBU juga. Biar hasinya faktual”.

Pantauan di lapangan, beberapa unit pemadam kebakaran masih menyiram sisa-sisa kebakaran yang kembali menyala. Dikhawatirkan api akan kembali membara jika tidak dipastikan benar-benar padam. Begitu juga pengamanan yang diperketat. Tak satu pun masyarakat umum boleh masuk ke area Mako Pomdam ini.

Sementara itu berkaitan dengan kebakaran yang terjadi di Pomdam XII/Tpr Jalan Rahadi Oesman, ditambahkan Kompol Andi Yul juga akan dilakukan olah TKP oleh Labfor Mabes Polri. “Jika memang memungkinkan Labfor Mabes Polri juga melakukan olah TKP disana(Pomdam),” pungkasnya.

Di sisi lain, Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Tri Rana Subekti menyatakan, kebakaran yang membakar habis bangunan bekas Makorem tersebut disebabkan oleh konsleting listrik. “Asalnya dari panel listrik yang ada di bagian belakang gedung,” terangnya.

Ia membenarkan bahwa bangunan tersebut terbuat dari kayu sehingga api cepat merembet. Api pertama kali dilihat oleh petugas piket pada pukul 22.40 WIB. Kemudian membakar habis seisi gadung. Tri belum bisa memperkirakan jumlah kerugian. Namun ia mengatakan bahwa hanya dokumen dan peralatan kantor yang terbakar.

“Untuk senjata aman,” terangnya.

Polisi Militer Kodam XII/Tanjungpura merupakan salah satu Badan Pelaksana Kodam XII/Tanjungpura, dengan tugas pokok melaksanakan pemeliharaan dan penegakkan hukum, disiplin dan tata tertib di lingkungan dan bagi kepentingan TNI Angkatan Darat di wilayah Kodam XII/Tanjungpura. Wilayah hukum Polisi Militer Kodam XII/Tanjungpura meliputi Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi Kalimantan Tengah.

 

Laporan: Ambrosius Junius dan Ocsya Ade CP

Editor: Mohamad iQbaL