Kasus Dugaan Keracunan Makanan Masih Diselidiki

Dinkes Kota Pontianak Tunggu Hasil Lab

13
Ilustrasi-Net

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Kasus dugaan keracunan makanan belasan siswa di SDN 30 Sinatan, Kecamatan Pontianak Utara pada Jumat (26/10) pagi lalu, masih terus diselidiki. Saat ini, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak masih menunggu hasil laboratorium makanan yang membuat siswa itu muntah-muntah hingga mendapat perawatan di puskesmas.
Kepala Dinkes Kota Pontianak Sidiq Handanu mengaku belum ada laporan dari hasil laboratorium makanan tersebut. Namun agar tidak terulang kembali hal-hal yang tidak diinginkan, Sidiq mengingatkan supaya anak-anak tidak sembarangan jajan di sekolah.

“Kita sudah sering memberikan imbauan serta melakukan sosialisasi agar anak-anak tidak sembaranagn jajan di sekolah. Dan, setiap sekolah harus mempunyai kantin sekolah sehat,” ujarnya, Rabu (31/10).
Selama ini, lanjut dia, yang diawasi oleh Dinkes adalah terkait bahan-bahan yang berbahaya. Seperti pewarna dan pengawet. Ia menambahkan, bahkan sudah ada komitmen pihak sekolah untuk membuat kantin sehat dengan tujuan agar pengawasannya mudah. “Ya, namanya penjual keliling agak sulit diawasi. Mereka kan pindah-pindah,” pungkasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dengan tegas meminta kasus dugaan keracunan makanan tersebut untuk benar-benar dilakukan pengecekan sumber makanannya. “Itu harus dicek sebenar-benarnya sumber makanannya,” tegas Edi.

Laporan: Maulidi Murni

Editor: Ocsya Ade CP