Karhutla di Kalbar, PR Besar yang Tak Kunjung Usai

ilustrasi.net

eQuator.co.id – PONTIANAK-RK. Sepekan terakhir, akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai dirasakan, di mana kabut asap mulai tampak, sehingga aktivitas mansyarakat terganggu. Ironisnya, persoalan yang terjadi setiap tahun ini tidak kunjung teratasi.

“Persoalan Karhutla tentunya masih menjadi PR (Pekerjaan Rumah) yang sangat besar,” ujar Syarif Amin Muhammad Assegaf, Anggota DPRD Kalbar, Minggu (4/8).

Ia menjelaskan, dalam menangani Karhutla, pemerintah daerah bahkan pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar.

Dana tersebut menurut Syarif Amin harus dapat dipergunakan sebagaimana mestinya seperti menggencarkan sosialisasi dan lain sebagainya dalam upaya menekan Karhutla di Kalbar. “Instansi terkait dapat memaksimalkan dana tersebut untuk menanggulangi penyebab kebakaran dan kabut asap,” pungkasnya.

Selain untuk penanggulangan, dana bantuan tersebut diharapkan dapat menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak membakar hutan dan lahan, serta turut menanggulangi bila mengetahui Karhutla di lingkungan masing-masing.

“Penanggulangan Karhutla ini sudah sangat mendesak. Pasalnya, kabut asap yang ditimbulkannya sudah sangat mengancam kesehatan masyarakat bahkan kalau terus berkembang da meluas seperti tahun-tahun sebelumnya, bakal membahayakan jalur transportasi, terutama penerbangan,” tutupnya.

 

Reporter: Gusnadi

Redaktur: Andry Soe