Kado Harjad RSUD SSMA ke-6

Launching 3 Unit Pelayanan Baru

8
LAUNCHING. Edi Rusdi Kamtono Plt. Wali Kota Pontianak menggunting pita sebagai tanda diresmikannya tiga unit pelayanan baru RSUD SSMA Kota Pontianak--Gusnadi

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Bertepatan di hari jadi (harjad) RSUD Sultan Syarif Mohamad Al-Kadrie (SSMA) Kota Pontianak ke-6, Pemkot Pontianak secara resmi melaunching tiga pelayanan baru. Kado hari jadi RSUD SSMA itu terdiri dari hemodialisa, pelayanan stroke dan neonatal intensive care unit (NICU).
“Alhamdulillah semakin berjalan RS Kota semakin lengkap. Tinggal beberapa alat yang masih belum ada seperti CT Scan,” ujar Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, Plt. Wali Kota Pontianak usai peresmian pelayanan baru di RSUD SSMA Pontianak, Rabu (24/10) sore.
Dengan seluruh fasilitas yang dimiliki, tambah Edi, ia ingin RS Kota Pontianak menjadi rumah sakit yang memiliki peran dan fungsi besar bagi masyarakat secara keseluruhan. Terutama warga Kota Pontianak.
“Sekarang ada 170 tempat tidur sudah bisa difungsikan. Dan, Alhamdulillah dengan kelengkapan peralatan dan lengkapnya dokter spesialis maka RS Kota Pontianak ini akan menjadi kebanggaan,” katanya.
Disinggung soal status RSUD SSMA yang saat ini menyandang tipe C, Edi tidak mempersoalkan hal itu. Dia lebih mengedepankan pelayanan optimal pada pasien yang hendak berobat ke rumah sakit yang baru berusia enam tahun tersebut. “Kalau saya tidak berpikir status. Tapi bagaimana RS ini bisa melayani seluruh jenis penyakit,” tegasnya.
Baginya, status bukanlah suatu hal yang teramat penting. Melainkan pelayanan yang harus menjadi nomor satu. Percuma jika menyandang status lebih tinggi namun pelayanan dari banyak sisi tidak memuaskan masyarakat.

Artinya, ia ingin ke depan RSUD SSMA ini bukan menjadi rumah sakit alternative. Melainkan pilihan untuk masyarakat berobat.
“Apalagi kalau ditunjang peralatan dan tenaga medis yang terampil, saya yakin ini salah satu RS yang menjadi dambaan warga untuk berobat dan menjadi rujukan yang tepat,” tukasnya.
Dengan kondisi saat ini, Edi menyebut bahwa pihaknya tengah memberikan kesempatan pada beberapa dokter untuk mengambil status spesialis yang nantinya mengabdi ke RSUD SSMA.
“Ada 20 dokter spesialis dan akan ditambah lagi beberapa dokter spesialis untuk memperkuat posisi pelayanan kita,” tuturnya.
Sementara Direktur RSUD SSMA, Drg. Yuliastuti Saripawan, MKes menyatakan, tiga unit pelayanan baru yang lengkap ini merupakan suatu inovasi sekaligus hadiah saat ulang tahun rumah sakit yang dipimpinnya.

Di mana dirinya terus dituntut memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan visi-misi rumah sakit serta berinovasi sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kita tetap mengikuti sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Saya menuntut teman-teman khususnya dari dokter spesialis untuk berinovasi. Insya Allah nanti ke depan kita akan ada lagi pengembangan,” katanya.
Pelayanan yang mencakup medis dan non medis dikatakan dia terus dikembangkan. Di mana sejumlah proyeksi telah dipersiapkan ke depannya dalam memperbaiki kualitas dan kuantitas rumah sakit. Terpenting adalah soal sarana pendukung kesehatan yang harus lengkap agar masyarakat Kota Pontianak tidak lagi berobat ke luar Pontianak.
“Harapan kita masyarakat Kota Pontianak tidak perlu ke luar karena butuh biaya yang besar. Kalau bisa ditangani di sini (RS kota, red),” tegasnya.
Tambah dia. “Kalau yang berobat ke luar Kalimantan menggunakan BPJS memang tidak bayar, tapi operasional lainnya itu yang menjadi besar. Misalnya dia bawa keluarga yang mengantarkan selama berobat dan keperluan lainnya,” lugasnya.

Laporan: Gusnadi

Editor: Ocsya Ade CP