Jurnalis Diedukasi Safety Riding

14
Safety riding. Puluhan jurnalis kalbar saat mempraktikkan safety riding yang dilaksanakan Astra Motor Pontianak, Minggu (2/9). Gusnadi-RK
Safety riding. Puluhan jurnalis kalbar saat mempraktikkan safety riding yang dilaksanakan Astra Motor Pontianak, Minggu (2/9). Gusnadi-RK

eQuator.co.id – PONTIANAK-RK. Edukasi safety riding yang gencar dilakukan Astra Motor, targetnya tidak hanya pada pelajar, perusahaan serta masyarakat secara umum. Jurnalis turut pula dilibatkan langsung guna memberikan pemahaman berkendara lantaran kesehariannya sangat lekat dengan kendaraan roda dua.

Minggu (2/8) kemarin di Main Dealer Training Centre ( MDTC ) HSO Pontianak, beberapa jurnalis Kalbar serta blogger mendapatkan informasi langsung dari berupa teori dan praktik bagaimana cari aman dalam berkendara. Di mana tujuannya agar dapat merasakan langsung serta menginformasikannya pada khalayak luas.

Baca Juga: Astra Motor Bekali Safety Riding

“Ini dilakukan sebagai wujud komitmen Honda untuk menyebarkan virus berkendara aman pada setiap lapisan masyarakat khususnya jurnalis Kalbar,” ungkap Dony Adrian, Instruktur Safety Riding.

Ia menyatakan, kerja jurnalis yang tidak bisa lepas dari kendaraan sangat menunjang secara keseluruhan. Namun sayangnya tidak semua orang punya kesadaran dalam berkendara yang aman dan nyaman demi keselamatan. Meski sudah memiliki motor, nyatanya belum semua orang paham pentingnya safety riding.

“Team Safety Riding cukup rutin menggelar edukasi safety riding melalui kampanye #Cari_aman di seluruh kota di Kalbar. Salah satu agenda pelatihan diperuntukan untuk pelajar, komunitas sepeda motor Honda, dan para karyawan,” paparnya.

Ia menyebut edukasi safety riding bertujuan memberikan pengetahuan teori dan praktek mengenai teknik dasar mengendalikan sepeda motor.
“Selain itu juga mengajarkan untuk patuh terhadap undang-undang lalu-lintas beserta etika berkendara yang baik,” katanya.

Baca Juga: Gelar Rolling City & Safety Riding, Polres Sanggau Gandeng Bikers

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan soal safety dan tidaknya mereka yang berkendara. Sekalipun terlihat sepele, namun dampaknya sangat luar biasa sehingga diperlukan safety reading harus benar-benar dilakukan.

“Ada tiga faktor penyebab kecelakaan di jalan raya yaitu faktor kendaraan, lingkungan dan cuaca, dan faktor manusia. Percaya tidak, faktor manusia ini justru menjadi penyebab tertinggi kecelakaan di jalan raya. Lebih dari 90 persen,” lugasnya.
Guna menguji kemampuan skill jurnalis yang mengikuti kegiatan ini team safety riding Astra Motor menggelar kompetisi safety riding antar jurnalis setelah mendapatkan materi teori & praktek dari instruktur safety riding.

Astra Motor berharap dengan adanya kampanye safety riding mampu memberikan kesadaran bagi para pengguna sepeda motor. Hal ini akan berujung pada penekanan angka kecelakaan lalu lintas. (agn)