Jembatan Paralel Landak Mirip di Tayan, Dikemas Jadi Objek Wisata Malam

_Desain jembatan paralel [email protected]

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Tahun depan dipastikan pembangunan jembatan paralel Landak akan dimulai. Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak sedang menyelesaikan Detail Engenering Desain (DED) jembatan tersebut.

“Itu tetap jalan, 2016 ini kita sedang menyelesaikan DED,” ujar, Edi Rusdi Kamtono, Wakil Wali Kota Pontianak, Minggu (29/5).

Begitu pula dengan penataan untuk mengantisipasi segala kemungkinan, juga sudah dilakukan. Terutama untuk mengatasi kemacetan jika jembatan gandeng itu dikerjakan.“Harapan kita bisa benar-benar terealisasi, dan percepatan. Kalau sudah, kita harus sudah menata Jalan Sultan Hamid II dan Jalan Khatulistiwa, agar tidak macet,” katanya.

Menurut Edi, pemerintah pusat menyetujui pembangunan jembatan tersebut atas dorongan berbagai pihak. Di samping jembatan Landak sudah termakan usia, volume kendaraan semakin padat. Sehingga satu-satuya jembatan yang menghubungkan Kecamatan Pontianak Timur dan Pontianak Utara ini sudah selayaknya ditingkatkan. Bahkan dikemas lebih baik lagi. “Tinggal pelaksanaan fisiknya 2017, kalau sekarang masih perencanaan,” jelasnya lagi.

Ketika ditanya kontruksi dan desainnya, Edi menyebutkan tidak jauh berbeda dengan jembatan Pak Kasih di Kecamatan Tayan, Kabupaten Saggau. Bahkan jembatan itu nantinya akan dikemas menjadi salah satu objek wisata khususnya di malam hari. “Nanti jembatan itu lebih ke artistik, menarik. Karena jembatan gantung, dikasi lampu dan akan menjadi icon wisata juga nantinya,” demikian Edi.

Laporan: Gusnadi

Editor: Arman Hairiadi