Jauhi Pergaulan Bebas dan Penyalahgunaan Narkoba

927
Ilustrasi-NET

eQuator – Agar tidak terinfeksi HIV/AIDS, pelajar diminta untuk menjauhi pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba.

“Kami  mengajak para remaja maupun pelajar, khususnya di SUPM, agar lebih berhati-hati dalam menyongsong masa depan  dengan mencegah tertularnya HIV/AIDS,” kata Abang Darmawansyah, Kepala Puskesmas Sungai Rengas Abang Darmawansyah, saat penyuluhan HIV/AIDS serta donor darah di Sekolah Usaha Perikanan menengah (SUPM) yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kubu Raya dan Puskesmas Sungai Rengas, di Komplek Permata Alam Indah Gang Delima, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Senin (30/11).

Peringatan yang diberikan Abang ini, karena berdasarkan penelitian remaja terutama di kalangan pelajar sekolah menengah atas (SMA) Indonesia memiliki masalah yang sangat kompleks dalam perkembangannya. Diantaranya pergaulan bebas  dan penyalahgunaan narkoba.  Kedua masalah ini cendrung sebagai penyebab utama tertularnya HIV/AIDS pada remaja. “Ini kerap sekali terjadi di Indonesia, khususnya di Kubu Raya, untuk itulah perlu pemahaman sejak dini terhadap remaja tentang HIV/AIDS ini,” himbaunya.

Sebelum menggelar kegiatan tersebut, kata Abang, pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi kepada Kepala SUPM.  Ia pun bersyukur penyuluhan HIV/AIDS dan donor darah ini disambut baik oleh pihak sekolah, terutama pelajar SUPM. “Sebanyak 250 pelajar SUPM mengikuti penyuluhan dan mendonorkan darahnya,” pungkas Abang.

Dalam kegiatan tersebut, sambung Abang, melibatkan empat orang dokter yang sudah terdidik sebagai konselor HIV/AIDS. “Dokter dari Dinkes, dokter dari Puskesmas Sungai Rengas, Puskesmas Rasau Jaya dan dokter dari Puskesmas Sungai Kakap,” jelas Abang.

dr Ferawaty Ginting, Petugas Kesehatan Puskesmas Sungai Rengas menambahkan selain penyuluhan dan donor darah yang dilakukan oleh pelajar SUPM, pihaknya juga  menggelar konsultasi serta pemeriksaan HIV atau Voluntary Conseling and Testing (VCT) terhadap sekitar 200 orang warga sekitar. “Kami juga melaksanakan pengobatan gratis dan  pemeriksaan Insfeksi Vagina dengan Asam asetat (IVA) yang dilakukan oleh Dokter, Bidan Puskesmas dan Bidan Polindes yang bertugas di wilayah kerja puskesmas Sungai Rengas,” katanya.

Dengan kegiatan ini, pihaknya berharap kesadaran dan pengetahuan warga tentang HIV/AIDS bisa meningkat. Terutama masyarakat tidak lagi menstigma dan mendeskreditkan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).

Sementara itu, Rina Novela, pelajar SUPM, mengku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Selain dapat memeriksakan kesehatannya, ia juga dapat memahami lebih jauh tentang HIV/AIDS. “Kami sangat bersyukur, karena tidak semua pelajar di Kubu Raya mendapatkan kesempatan seperti ini,” katanya.

Walaupun telah emndapatkan penyuluhan dari petugas Dinkes dan Puskesmas, Rina mengaku pengetahuan tentang HIV/AIDS masih dirasakannya belum cukup. “Ini sangat penting, terutama bagi pelajar. Karena pelajar zaman sekarang ini pergaulan cendrung lebih bebas,” ungkap Rina. (sul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here