Incar Kursi Ketua MPR, Partai Golkar Sampaikan ke Jokowi

Golkar JPNN

eQuator.co.id – JAKARTA–RK. Partai Golkar semakin serius mengincar kursi ketua MPR RI. Partai beringin sudah menyampaikan keinginannya itu kepada Presiden Jokowi. Komunikasi dengan partai koalisi pendukung pemerintah pun terus dilakukan, agar jabatan strategis itu bisa diberikan kepada Golkar.

Ace Hasan Syadzily, ketua DPP Partai Golkar mengatakan, sikap Partai Golkar tidak berubah terkait posisi ketua MPR. Partainya lah yang paling layak menduduki jabatan tersebut, karena Golkar merupakan peraih kursi terbanyak kedua setelah PDI Perjuangan (PDIP). Jika partai banteng menjadi ketua DPR, maka kursi ketua MPR seharusnya diserahkan kepada partainya.

Jadi, kata dia, pengisian jabatan ketua MPR bisa mengacu kepada sistem proporsional. Yaitu, sesuai dengan perolehan kursi di parlemen. Dengan perolehan suara nomor dua, maka Partai Golkar sudah sepantasnya mengisi jabatan yang sekarang menjadi incaran partai. Baik dari partai koalisi Jokowi, maupun partai pendukung Prabowo – Sandi pada Pemilu 2019.

Ace menyatakan, pihaknya sangat serius menginginkan jabatan itu. Sebagai bentuk keseriusan, partainya sudah menyampaikan langsung kepada Presiden Jokowi. “Kami sampaikan ke Pak Jokowi ketika bertemu beliau,” ungkap dia. Dia yakin Jokowi akan mendukung langkah Golkar.

Selain kepada Jokowi, partainya juga sudah menyampaikan keinginan Golkar kepada partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Beberapakali keinginan itu disampaikan, termasuk pertemuan dengan Partai Nasdem, PPP, dan PKB di kantor DPP Partai Nasdem 22 Juli lalu. “Pak Airlangga menyampaikan secara langsung,” tutur dia.

Menurut partai KIK memahami maksud dan alasan yang disampaikan Partai Golkar. Ace mengatakan, respon dari partai koalisi sangat baik. Tentu, komunikasi terkait pengisian ketua MPR harus terus dilakukan, terutama dengan partai sesama koalisi pendukung Jokowi. Dalam pertemuan-pertemuan mendatang, pihaknya akan kembali menyampaikannya.

Anggota DPR RI itu berharap, partai koalisi bisa menyetujui dan mendukung langkah Golkar untuk memimpin MPR pada periode 2019-2024. Dia yakin keinginan Partai Golkar akan tercapai. Pihaknya akan membangun komunikasi dengan baik bersama partai koalisi.

Sementara itu, PKB juga masih kukuh dengan keinginannya untuk menjadi ketua MPR. Wasekjen PKB Daniel Johan mengatakan, keputusan partainya tidak berubah, yaitu mengusulkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai ketua MPR mendatang. “Cak Imin mempunyai pengalaman panjang, baik di legislatif maupun eksekutif. Beliau sangat layak menjabat ketua MPR,” tutur dia.

Pihaknya juga akan terus menjalin komunikasi dengan partai KIK. Partai koalisi akan memperkuat kebersamaan. Masih ada waktu untuk membahas pengisian jabatan penting di parlemen itu. “Beri waktu kepada para ketua umum partai KIK untuk bermusyawarah,” ungkap dia. (Jawa Pos/JPG)