Hari Ini IKADI Kalbar Gelar Seminar Islam Moderat

130

eQuator – Salah satu rangkaian kegiatan Musyawarah Wilayah Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Provinsi Kalbar, hari ini Sabtu (28/11) digelar seminar dan bedah buku bertajuk Islam Moderat, Menebar Islam Rahmatan Lil Alamin, di Meranti Ballroom Hotel Mercure.

Hadir sebagai narasumber, diantaranya Ketua Umum Pengurus Pusat IKADI, Prof. Dr. KH. Ahmad Satori Ismail, MA dan Ketua Komisi Fatwa MUI Kalbar, Dr. H. Wajidi Sayadi, M. Ag.

Diangkatnya tema tentang Islam Moderat, menurut Didik M Nur Haris, Lc, MA selaku Ketua PW IKADI Provinsi Kalbar adalah karena suatu keistimewaan bagi umat ini, karena Allah SWT telah menjadikan sebagai umat yang tengah (ummatan wasathan).

“Umat yang moderat, umat yang adil dan pertengahan, umat yang anti terhadap semua sikap ekstrimisme dan tindakan melampui batas. Umat yang mampu menjadikan sikap pertengahan sebagai pilihan hidup dalam cara berpikir, cara beribadah, cara bermualah dan lain sebagainya,” jelasnya.

Moderasi Islam inilah yang telah melahirkan sebuah peradaban besar dengan spektrum yang luar biasa. Kaidah-kaidah ajaran Islam yang menampilkan moderasi dalam formatnya yang paling indah telah menjadikannya sangat mudah diterima oleh semua lapisan manusia.

“Moderasi ini pula yang memberikan jaminan ruang hidup pada ajaran agama ini hingga akhir zaman serta menjadikannya senantiasa mampu beradaptasi dengan situasi apapun disegala zaman dan waktu. Moderasi dan wasathiyah Islam inilah yang akan menjadi sajian dalam acara seminar dan bedah buku Islam moderat menebar Islam rahmatan lil alamin,” ulasnya.

Seminar berlangsung setengah hari, yakni dari pukul 08.00 sd 11.30 sekaligus sebagai kegiatan pembuka Musyawarah Wilayah IKADI Provinsi Kalbar. Peserta yang sudah mendaftar via sms/wa silahkan langsung datang ke Meranti Ballroom Hotel Mercure, gratis.

“Kegiatan ini juga sejalan dengan visi dan misi IKADI. Membangun pemahaman Islam berdasarkan Al Quran dan sunnah sesuai manhaj ulama salafush shaleh bagi segenap umat manusia. Membangun sikap hidup berislam yang rahmatan lil’alamin. Menyebarkan, mengamalkan dan membela nilai-nilai Islam. Meningkatkan ukhuwah islamiyah antara ummat serta meningkatkan kemampuan dan peran da’i dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tukasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here