Hantam Tiang Telepon, Arianto Tewas Ditempat

TEWAS. Kecelakaan di kawasan Penanjung yang merenggut satu korban jiwa, Minggu dinihari (27/10). Abdu Syukri/RK

eQuator.co.id – SEKADAU-RK. Mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm, Arianto, 24, tewas usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Sekadau-Sintang, KM 3, kawasan Jembatan Penanjung, tak jauh dari simpang tiga akses masuk Jalan Tanjung, Minggu dinihari (27/10) sekitar pukul 03.50 WIB. Warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, yakni di Gang Mandiri, RT 13/RW 15, Dusun Penanjung, Desa Mungguk itu tewas di lokasi kecelakaan karena mengalami sejumlah luka serius.

“Korban mengalami luka memar di perut dan luka robek di kepala,” ujar AKP Laelan Sukur, Kasat Lantas Polres Sekadau kepada Rakyat Kalbar, Minggu siang (27/10).

Kecelakaan bermula saat korban yang mengendarai Honda Vario bernomor polisi KB 3195 VP, melaju dari arah Sekadau hendak pulang ke rumahnya di Gang Meranti. Saat di TKP, diperkirakan kendaraan hilang keseimbangan kemudian jatuh.

“Korban terlempar membentur tiang besi jaringan telepon yang berada di sisi jalan. Sementara kendaraannya menimpa tubuh korban,” ulasnya

Tak cuma tanpa menggenakan helm, polisi juga tidak menemukan surat izin mengemudi (SIM) milik korban. Polisi memperkirakan, pada saat mengendarai kendaraan korban sedang menggunakan HP.

“Tidak ada saksi dan tidak ada tanda tanda ditemukan di TKP laka lantas tersebut melibatkan kendaraan lain,” tegasnya.

Polisi sudah melakukan olah TKP kecelakaan. Kendaraan yang dipakai, juga sudah diamankan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kita juga sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Sementara kerugian metril yang ditimbulkan sekitar Rp500 ribu,” pungkas Laelan. (bdu)