Gerakan Bike to Work Terus Digalakkan

Berangkat Kerja Menyehatkan, Murah dan Ramah Lingkungan

16
FOTO BERSAMA. Sejumlah pihak yang ikut mengkampanyekan Bike to Work berfoto bersama di Bundaran Digulis, sebelum melanjutkan bersepeda—Nova Sari

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Gerakan Bike to Work atau bersepeda menuju tempat kerja atau ke sekolah semakin galak dicanangkan. Apalagi dengan kondisi Kalbar yang saat ini penuh dengan asap baik dari kebakaran hutan dan lahan maupun kendaraan bermotor. Gerakan ini dianggap sebagai sebagai salah satu langkah untuk mengurangi polusi asap tersebut.

Semangat itulah yang mendorong Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono untuk mengajak masyarakat bersepeda menuju tempat kerja. Kapolda beserta seluruh jajaran Polda Kalbar, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kalbar (Disporapar), Jasa Raharja dan pihak lainnya mulai mengkampanyekan gerakan menggunakan sepeda menuju tempat kerja.

Kampanye awal itu dilakukan pada Kamis (9/8) pagi. Rute yang ditempuh adalah start dari rumah dinas Kapolda menuju Bundaran Digulis, Imam Bonjol, Bundaran Kubu Raya kemudian finish di Mapolda Kalbar.

“Gerakan Bike to Work ini dicanangkan di kesatuan. Bersepeda menuju tempat kerja itu menyehatkan, murah dan ramah lingkungan. Kami akan terus canangkan ini. Saya juga sudah menginformasikan hal ini kepada jajaran Pemerintah Daerah,” ujar Didi diwawancarai di Bundaran Digulis.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kalbar, Natalia K menyatakan, bahwa bersepeda merupakan kegiatan yang bisa menyambung tali silaturahmi.

“Ada banyak komunitas sepeda di kota ini. Terkadang mereka bersama-sama bersepeda di hari tertentu. Dengan ini, selain menyehatkan badan, bersepeda juga bisa menambah banyak sahabat,” ucap Natalia.

Ia menjelaskan, bahwa antusiasme bersepeda di Kalbar sangat tinggi. Namun ruang untuk bersepeda masih sedikit. “Masih banyak pengguna kendaraan selain sepeda yang egois, tidak memberi ruang kepada pengendara sepeda untuk berlalu lintas. Kiranya ini menjadi perhatian,” pungkas Natalia.

Laporan: Bangun Subekti

Editor: Ocsya Ade CP