Gas ‘Melon’ Mempawah Ditambah 14 Ribu Tabung

Jelang Natal dan Tahun Baru

7
OPERASI PASAR. Disperindag bersama PT Pertamina (Persero) menggelar Operasi Pasar di Kabupaten Mempawah menjelang Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Ari Sandy

eQuator.co.id – Mempawah-RK. Kebutuhan gas elpiji 3 kilogram (Kg) meningkat menjelang Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Selain mendukung operasi pasar yang dilakukan Disperindagnaker Kabupaten Mempawah, PT Pertamina (Persero) juga menambah pasokan gas melon’ sebanyak 14.000 tabung.

Kepala Disperindagnaker Mempawah, Yusri mengungkapkan, selama Desember 2018, instansinya telah menyalurkan sebanyak 5.040 tabung elpiji 3 Kg dalam operasi pasar yang melibatkan Pertamina dan sejumlah perusahaan swasta.“Ini kita lakukan untuk persiapan Natal dan tahun baru ini, sudah 9 kali operasi Pasar, dan setiap operasi pasar itu sebanyak 560 tabung,” ujarnya, Kamis (20/12).

Dalam beberapa hari kedepan, Disperindagnaker masih menunggu koordinasi dari Pertamina, dan menunggu permintaan dari beberapa kecamatan untuk melakukan operasi pasar, guna menstabilkan harga LPG di lapangan. “Disperindagnaker juga sudah menyampaikan imbauan kepada rumah makan dan restoran agar tidak menggunakan LPG 3 Kg,” ungkap Yusri.

Sementara itu, Sandy Rahardian, Sales Executiv LPG Pertamina Wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Mempawah mengungkapkan, Pertamina telah manambahkan suplai LPG untuk wilayah Kabupaten Mempawah.

Ia mengatakan, penambahan pasokan untuk Kabupaten mempawah sebanyak 14.000 tabung untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru. “Alokasi penambahan rata-rata 10% dari kebutuhan harian, yakni sebanyak 9.500 tabung perhari,” ungkapnya.

 

Reporter: Ari Sandy

Editor: Yuni Kurniyanto