FKH ‘Berburu’ Duta Komunitas Hijau

185
Para Peserta Sosialisasi FKH di Lantai 2 Kantor BAPPEDA Sanggau-ist

eQuator – SANGGAU-RK. Forum Komunitas Hijau (FKH) Green Orientation of Daranante (GOOD) Kabupaten Sanggau berencana dalam waktu dekat akan mendatangi SLTP dan SLTA di Kota Sanggau untuk membentuk Duta Komunitas Hijau Sekolah guna mewujudkan Ruang Terbuka Hijau.
Demikian disampaikan Ketua FKH GOOD, Abang Indra saat menyampaikan sosialisasi dan pembentukan duta komunitas hijau di Lantai Dua Kantor BAPPEDA Sanggau, Rabu (11/11). Dikatakannya pelajar sebagai generasi muda memiliki peran penting dan strategis dalam mewujudkan ruang terbuka hijau. Bahkan, berdasarkan data, para pelajar ini sangat mudah terlibat dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan termasuk seperti yang pernah diadakan FKH.
“Kami sebenarnya gabungan dari beberapa komunitas yang ada, akan tetapi belakangan terakhir, mungkin karena kesibukan, mereka memang tampak jarang hadir, tetapi kita maklumi itu, nah, para pelajar inilah yang berdasarkan pengalaman mau diajak untuk kegiatan seperti ini,” jelasnya.
Dalam sosialisasinya, Abang Indra menyampaikan beberapa materi terkait pengertian RTH, asal usul terbentuknya FKH, peran FKH, siapa saja yang terlibat dalam FKH dan lain sebagainya .
“Semoga nanti FKH yang kita bentuk disekolah bisa lebih eksis dari yang kita harapkan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Sanggau, Kukuh Triyatmaka dalam sambutanya saat membuka acara sosialisasi dan pembentukan duta komunitas hijau menjelaskan bahwa kegiatan Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) ini berjalan hampir tiga tahun.
Tiga tahun terakhir ini sudah terbentuk FKH. Program ini secara nasional ditawarkan ke daerah. BAPPEDA bersama SKPD lain terus mendorong FKH ini bisa membuat taman-taman di Kota Sanggau ini. dua Kabupaten/Kota lainnya yang sudah memiliki FKH yaitu Singkawang dan Kapuas Hulu.
“Kabupaten Sanggau ini salah satu kabupaten terbaik dalam kegiatan FKHnya. Program ini sangat baik untuk kita, terutama kota Sanggau dan kota-kota Kecamatan nantinya, nanti kita sampai ke sana. Kota Sanggau ini akan kita atur karena sangat memerlukan ruang komunitas termasuk juga menghijaukan lingkungan kita,” ujar Kukuh.
RTH menurut Kukuh dapat digunakan masyarakat berinteraksi dan mengeksplor diri untuk kegiatan positif. Oleh karena itu tata ruang Kota Sanggau ini sudah dibentuk dan direncanakan dengan sejumlah taman hijau yang sudah ditetapkan diantara taman sabang merah, taman sekayam, samping GPU termasuk perahu layar dan taman-taman kecil lainnya yang dikelola BLH KPK.
“Kantor BAPPEDA sudah kita tata, kantor Bupati juga begitu bahkan langsung Wakil Bupati yang ngurus, begitu juga lapangan bola sanggau permai dan kantor pemerintah lainnnya akan kita usahakan juga harus ada tamannya,” katanya.
Taman-taman tidak akan berfungsi kalau masyarakat di dalamnya termasuk komunitas tidak bisa memanfaatkannya dengan baik. “Kami tidak bisa berjalan apabila FKH-nya tidak berjalan. Kalau perlu porsinya 70-30. 70 dari masyarakat yang tergabung dalam komunitas dan 30 peran pemerintah,” tuturnya. (KiA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here