Drainase Sungai Pinyuh Sempit

BANJIR. Rumah salah satua warga Kecamatan Sungai Pinyuh yang terendam banjir, Jumat malam (22/2). Diduga drainase yang tersumbat menyebabkan banjir. Ari Sandy

eQuator.co.id – Mempawah-RK. Hujan yang menguyur Kecamatan Sungai Pinyuh, Jumat malam (22/2) lalu, menyebabkan sejumlah rumah warga terendam. Drainase yang sangat kecil dan tersumbat tidak mampu menampung debit air.

Salah satu warga Jalan Pendidikan, Gang Suka Mulya Sungai Pinyuh, Sandi Parmansyah mengatakan, setiap awan menunjukkan tanda-tanda akan hujan, dirinya mulai khawatir, karena air hujan akan menggenangi halaman dan masuk ke rumah. Jika hujan deras selama 15 menit, maka drainase yang berada di depan rumahnya tidak mampu lagi menampung air. “Kondisi ini sudah berlangsung lama, bahkan sudah lebih dari tiga tahun. Jika hujan, halaman teras rumah itu terlihat bagaikan danau,” ungkap Sandi Parmansyah.

Dia mengatakan, sebenarnya kondisi itu sudah beberapa kali disampaikan kepada pihak terkait, namun hingga saat ini tak ada tanggapan. “Saya sangat kesal dengan lambannya dinas terkait menyikapi persoalan ini. Saya berharap pemerintah memperbaiki saluran air,” ujarnya.

Begitu pula dengan warga lainnya, Agus. Dia menilai, Pemkab melalui instansi terkait tutup mata terhadap permasalahan warga. “Setiap kali hujan deras, bila berlangsung lama, rumah kamil jadi sasarannya. Kami berharap Pemkab melihat penderitaan rakyatnya,” keluhnya. (sky)