Dokter Online

Oleh: Joko Intarto

6
PUSAT WEBINAR. Suasana pusat webinar dengan 310 kelas jauh, Oktober lalu. JTO

eQuator.co.id – Siapa pengguna webinar terbanyak di indonesia? Memang sulit menemukan profesi apa yang paling banyak menggunakan aplikasi untuk seminar, rapat dan belajar jarak jauh ini. Belum ada lembaga survei yang melakukan pencatatan.

Tapi, menurut data yang saya miliki, dokter merupakan profesional yang paling banyak menggunakan webinar di Indonesia. Data ini berasal dari catatan saya selaku operator webinar di Indonesia.

Setiap hari, saya mengelola dua studio webinar di Jakarta Pusat. Setiap tudio rata-rata menyiarkan webinar secara live sekali sehari. Berarti ada 40 kali webinar per bulan: Senin – Jumat. Atau 480 kali webinar setahun.

Selama 3 tahun, sudah lebih dari 1.000 kali webinar dilakukan dari studio mungil berukuran 2,5 meter x 3 meter itu. Jumlah kelas online yang dikelola setiap kali webinar bervariasi. Antara 10 – 20 kelas. Ambil rata-rata 15 kelas per sekali webinar. Berarti selama 3 tahun sudah melayani 15 ribu kelas. Kalau setiap kelas ada 10 peserta, maka selama 3 tahun sudah ada 150 ribu orang yang mengikuti webinar.

Selain melalui studio, para dokter juga kerap menyelenggarakan webinar dari kampus fakultas kedokteran, aula rumah sakit dan ruang konvensi di hotel. Sata biasa melayani dengan frekuensi rata-rata 2 kali sebulan.

Webinar di luar studio dilakukan karena bersamaan dengan penyelenggaraan seminar dengan jumlah peserta yang besar. Biasanya berkisar 100 orang per kelas.

Karena pentingnya seminar tersebut, para dokter di daerah lain diundang sebagai peserta. Agar para dokter tidak kehilangan banyak waktu untuk melayani pasien, webinar menjadi pilihan. Mereka mengikuti dari lokasi masing-masing melalui aplikasi online.

Kemunculan profesi dokter sebagai pengguna webinar terbanyak, terus terang sangat mengejutkan. Dulu, saya memperkirakan pemakai webinar terbanyak adalah praktisi pemasaran. Prediksi ini saya asumsikan dari perkembangan e-commerce yang demikian massif di Indonesia.

Apa alasan dokter mengikuti webinar? Berdasarkan wawancara saya dengan para peserta, mayoritas menyatakan webinar adalah solusi paling masuk akal untuk dokter di daerah. Webinar hadir di tengah keterbatasan tenaga dokter dan tuntutan menambah ilmu pengetahuan.

Jawaban dokter itu ada benarnya. Pernah saya mengelola sebuah seminar online dengan kelas jauh di 310 kota. Terjauh di Aceh dan Papua. Seandainya tidak menggunakan webinar, para dokter itu harus pergi ke Jakarta. Dokter yang berdinas di Papua harus meninggalkan tempat kerjanya paling tidak 3 hari.

Tapi pembicara seminar kedokteran punya alasan berbeda. Mereka memilih webinar, karena memerlukan sistem transfer pengetahuan yang lebih cepat. Saya bayangkan, kalau 310 kelas itu dikunjungi satu per satu, maka butuh waktu dua tahun untuk menyampaikan satu informasi. Dengan webinar, hanya perlu sekali pertemuan.

Begitulah revolusi teknologi informasi. Digitalisasi benar-benar telah mengubah media. Hari ini memang baru para dokter yang mengawali. Besok atau lusa, mungkin Anda. (jto)

 

 *admin disway.id dan praktisi jasa webinar