Disdikbud: SMK dan SMA Punya Keunggulan Masing-masing

Gubernur Siapkan Pembangunan SMK Unggulan

6
ilustrasi. net

eQuator.co.id – PONTIANAK-RK. Gubernur Kalbar Sutarmidji memastikan program sekolah gratis tingkat SMA dan SMK akan dimulai pada tahun ajaran baru 2019. Selain itu, Pemprov Kalbar juga akan merealisasikan program pembangunan SMK unggulan.

Dengan demikian, diharapkan lulusan SMK bisa mandiri.

“Jika ada jurusan yang dibutuhkan, maka jurusan itu yang akan kita buka. Sehingga mudah-mudahan dengan begitu angka pengangguran akan berkurang,” ujar Sutarmidji belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar, Siprianus Herman menuturkan, berdasarkan data statistik lulusan SMK menjadi penyumbang terbesar tenaga kerja. “Maka nanti akan ada program revitalisasi,” ujar Herman kepada Rakyat Kalbar, Rabu (7/11).

Kendati demikian, Herman mengatakan bahwa pemerintah tidak hanya fokus kepada SMK. Untuk lulusan SMA sesuai kurikulum yang sudah diprogramkan maka akan fokus untuk meneruskan ke perguruan tinggi.

“Jadi tidak pengaruh dengan yang SMK. Kalau yang masuk SMK ini memang disiapkan untuk langsung bekerja dan berusaha sendiri umumnya. Kalau SMA itu dominannya melanjutkan ke perguruan tinggi,” tuturnya.

Dalam program SMA, kata dia, akan fokus pada peningkatan mutu relevansi dan daya saing. Dengan mengoptimalkan guru, inovasi, dan kreativitas melalui lomba-lomba. Selanjutnya, juga peningkatan mutu guru yang didukung sarana prasarana, serta administrasi yang baik.

“Baik SMK maupun SMA punya keunggulan masing-masing. Tidak menampik juga yang lulusan SMA bisa langsung bekerja. Tapi kurikulum SMA kan memang tidak diciptakan seperti itu,” pungkasnya. (Riz)