Dilarang Parkir di Halaman Vihara Dharma Bumi Raya

TINJAU. Sekda Kota Singkawang, Sumastro, meninjau halaman Vihara Tri Dharma Bumi Raya atau tepatnya persimpangan Jalan Sejahtera dan Jalan Niaga, Selasa (2/7). (SUHENDRA/RK)

eQuator.co.id – SINGKAWANG-RK. Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Perhubungan melarang kendaraan untuk parkir di depan halaman Vihara Tri Dharma Bumi Raya atau tepatnya persimpangan Jalan Sejahtera dan Jalan Niaga, Selasa (2/7).

Pemasangan tanda larangan parkir dilakukan bersama Satlantas Polres Singkawang dan pihak terkait bersama Forum Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ).

“Kita sudah melakukan rapat koordinasi Forum DLLAJ yang dilakukan secara maraton dan keinginan kita untuk menata ulang kota pusaka ini, dan mudah-mudahan mendapatkan dukungan positif dari warga Singkawang dan pedagang,” ujar Sekda Singkawang, Sumastro, kemarin.

Dia menjelaskan, dilakukan pelarangan parkir di sekitar halaman Vihara Tri Dharma Bumi Raya Singkawang agar wisatawan merasa nyaman untuk datang.

“Kota Singkawag terus berkembang dinamikanya, dan tidak bisa kita pungkiri bahwa kemajuan ini memerlukan penanganan yang komperehensif, karena kawasan Vihara ini merupakan jantung kota atau landmarknya Singkawang,” katanya.

Sumastro menegaskan bahwa pihaknya ingin memberikan space atau ruang bagi wisatawan untuk menikmati kenyamanan Kota Singkawang.

“Kita tidak mematikan sektor usaha, namun memberikan peluang berusaha di Kota Singkawang agar meningkat, dan perlu adanya ketertiban termasuk kantong-kantong parkir,” ujarnya.

Pihaknya pun sudah melakukan sosialiasi bersama Satlantas Polres Singkawang dan juga telah dimatangkan dan ‪pada 9 Juli mendatang akan dilakukan konsultasi publik kembali.

Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Mokhlis mengatakan, memang di kawasan area pulau atau di halaman Vihara Tri Dharma dilarang untuk parkir.

“Kita sebenarnya tidak melarang untuk parkir, namun mengalihkan ke kantong parkir yang ada, seperti di Jalan Sejahtera, Jalan Niaga terus kebelakang pekong termasuk di Jalan Budi Utomo dan Jalan Setia Budi,” katanya.

Bahkan dengan adanya wacana kota pusaka, tegas Mokhlis, maka nantinya akan dibuat suatu taman di depan Vihara Tri Dharma Bumi Raya untuk dibuat suatu taman seperti adanya tulisan I Love Singkawang. (hen).

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!