Dibangun Dekat Bandara Supadio

Gubernur Berharap Asrama Haji Ditata Ulang

14
SAMBUTAN. Sutarmidji ketika memberikan pandangannya di acara Rakor dan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Daerah Kalbar Tahun 2018 di Hotel Borneo, Pontianak, Kamis (18/10). Rizka Nanda-RK

eQuator.co.idPONTIANAK-RK. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kalbar diharpkan dapat menata ulang Asrama Haji yang ada demi kenyamaan Jemaah Calon Haji (CJH). Misalnya dibangun dekat Bandara Internasional Supadio Kubu Raya.

“Kalau bisa, Asrama Haji dibangun didekat Bandara Internasional Supadio, supaya JCH lebih leluasa dan koordinasi petugas haji dengan pihak Bandara lebih gampang,” tutur Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat membuka Rakor dan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Daerah di Hotel Borneo, Pontianak, Kamis (18/10).

Dijelaskannya, tahun depan, landasan pacu Bandara Supadio akan diperpanjang. Sehingga nantinya pesawat berbodi besar dapat mendarat dan melayani penerbangan haji dari Pontianak menuju Tanah Suci. Dia juga mengingatkan kepada petugas pelayanan haji bisa lebih aktif kepada JCH saat berangkat maupun saat berada di Tanah Suci. “Petugas haji harus aktif dengan CJH dan berikan masukan tentang tata cara ibadah saat berada di Tanah Suci,” imbaunya.

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode yang karib disapa Midji ini juga meminta kepada petugas haji untuk memberikan pemahaman kepada JCH yang akan melaksanakan ibadah haji. Agar CJH tidak direpotkan dengan barang bawaan yang melebihi aturan. “Di Tanah Suci segala keperluan kita ada, jangan kita direpotkan dengan barang bawaan saat ibadah haji,” imbuhnya.

Midji berharap, Rakor dan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji ini benar-benar dievaluasi agar kedepan menjadi lebih baik. “Hal-hal kecil apapun yang menyangkut penyelenggaraan ibadah haji harus menjadi perhatian kita semua,” pintanya.

Pelanggaran atau permasalahan yang kerap timbul harus rutin disosialisasikan penyelenggaraan kepada JCH. Agar JCH dapat mematuhi aturan berangkat haji dan kesalahan sama tak terulang. “Item-item barang yang tak perlu dibawa harus dituruti JCH,” tutup Midji.

Kepala Biro Kesra Setda Pemprov sekaligus Ketua Umum Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kalbar Tahun 2018, Mahmudah sependapat dengan arahan Gubernur. Karena sesuai tugas dan tanggung jawab panitia adalah memberikan pelayanan terbaik kepada CJH. Oleh karena itu, pihaknya selalu mengadakan evaluasi setiap selesai kegiatan penyelenggaraan haji. “Ya agar kekurangan pada tahun ini dapat kami perbaiki. Sehingga tahun mendatang pelayanan kepada jamaah dapatlebih meningkat lagi,” jelasnya kepada Rakyat Kalbar

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Ridwansyah menuturkan, pihaknya siap mendukung arahan Gubernur. Tak cuma program peningkatan layanan haji, tapi juga penataan ulang Asrama Haji.

“Kami berupaya keras membangun komunikasi dan koordinasi tentang penataan ulang Asrama Haji ini dengan harapan dapat meningkatkan layanan pelaksanaan haji di Kalbar,” tuturnya.

Terkait penambahan runway Bandara Supadio, ia beranggapan dapat membantu pelayanan haji dan umrah di Kalbar. Dirinya pun berharap besar, penambahan landasan pacu Bandara tersebut segera rampung.

“Mudah mudahan seluruh jemaah bisa diberangkatkan dari Bandara Supadio. Dan kita berusaha juga semoga Kalbar bisa menjadi Embarkasi Haji,” pungkasnya.

 

Laporan: Rizka Nanda

Editor: Arman Hairiadi