Dianggap Rawan, Pilkada Kalbar Aman dan Sukses

Tim Kajian Wantimpres Kunjungi Pemprov

FOTO BERSAMA. Tim Kajian Wantimpres berfoto bersama Syarif Kamaruzaman dan peserta yang hadir di Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (29/8). Humas Pemprov for RK

eQuator.co.idPONTIANAK-RK. Tim Kajian Dewan Pertimbangan Presiden RI (Wantimpres) mengunjungi Pemerintah Provinsi Kalbar, Rabu (29/8). Kunjungan ini dalam rangka mengkaji kondisi demokrasi seluruh provinsi di Indonesia.

Tim Kajian Wantimpres ini dipimpin Mayjen TNI (Purn) Arsana. Dia didampingi anggota Tim Kajian Wantimpres Laksda TNI (Purn) Surya Wiranto dan Jamhari Ma’ruf. Termasuk Sekretariat Anggota Tim Kajian Syahlarriyadi,  M Maksum Isa, Untung Widodo, dan Agita Daddinda.

Kedatangam Tim Kajian Wantimpres disambut Asisten II Sekda Kalbar Syarif Kamaruzaman. Dalam pertemuan tersebut hadir para tokoh agama, tokoh adat dan Ketua partai politik di Kalbar. “Dalam rangka memantapkan pembangunan demokrasi di Indonesia, tim khusus pengkaji dibentuk oleh Wantimpres,” ujar Arsana.

Tim tersebut untuk mengetahui indeks demokrasi khususnya di setiap provinsi dan Indonesia secara umum. Hasil kajian ini nantinya akan dijadikan bahan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden. “Guna penentuan kebijakan pemerintah menghadapi tahun politik Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden Tahun 2019,” jelas Arsana.

Kamaruzaman menyambut baik kehadiran tim Kajian ini. Untuk pendewasaan dalam berdemokrasi. Awalnya Pilkada serentak 2018 di Kalbar dikategorikan sebagai daerah rawan. “Namun dalam pelaksanaan, semua berjalan aman, damai dan sukses,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah pusat memberikan perhatian khusus dalam membangun kawasan perbatasan, khususnya di Kalbar. Melalui Instruksi Presiden RI Nomor 6 Tahun 2015 tentang Percepatan Pembangunan 7 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan. Di Kalbar telah dibangun dan diresmikan 3 Pos PLBN Terpadu. “Yaitu PLBN Terpadu Entikong Kabupaten Sanggau, PLBN Badau Terpadu Kabupaten Kapuas Hulu dan PLBN Terpadu Aruk Kabupaten Sambas,” paparnya.

Sebagai wilayah yang memiliki perbatasan darat langsung dengan negara tetangga, kawasaan perbatasan apabila dikelola dengan baik tentunya akan memberikan keuntungan tersendiri bagi kemajuan Kalbar. Sebaliknya, kawasan perbatasan akan memberikan dampak negatif jika tidak dimanfaatkan secara bijak.

 

Laporan: Rizka Nanda

Editor: Arman Hairiadi