Cornelis: Kepala Dinas Kesehatan Jangan Ongkang Kaki

198
TETES. Gubernur Kalbar, Cornelis meneteskan vaksin polio pada PIN Polio se-Kalbar di Ngabang, Kabupaten Landak, Selasa (8/3). Isfiansyah-RK
VAKSIN. Ketua TP-PKK Kalbar, Ny Frederika Cornelis meneteskan vaksin pada PIN Polio se-Kalbar di Ngabang, Kabupaten Landak, Selasa (8/3). Isfiansyah-RK.
VAKSIN. Ketua TP-PKK Kalbar, Ny Frederika Cornelis meneteskan vaksin pada PIN Polio se-Kalbar di Ngabang, Kabupaten Landak, Selasa (8/3). Isfiansyah-RK.

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Gubernur Kalbar, Drs Cornelis MH, meminta Kepala Dinas Kesehatan Kalbar dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, turun langsung ke lapangan untuk sweeping sampai ke kampung-kampung. Pastikan semua anak usia 0-5 tahun diimunisasi polio.

“Jangan ongkang-ongkang kaki lagi. Beri penyadaran kepada orangtua, agar anaknya diimunisasi. Kepala Desa dan Camat juga harus turun tangan,” tegas Cornelis ketika mencanangkan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tingkat Kalbar di Aula Kantor Bupati Landak, Selasa (8/3).
Demikian pula halnya, kata Cornelis, dengan TNI, Polri dan instansi-instansi vertikal lainnya di Kalbar. Jangan ketinggalan dalam memberikan imunisasi kepada Balita di wilayah kerjanya masing-masing.
Cornelis juga meminta para Kepala Dinas Kesehatan memastikan setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) memiliki kulkas penyimpanan vaksin, agar tetap bisa digunakan dalam jangka waktu tertentu.
Dia mematok target 100 persen realisasi PIN Polio di Kalbar pada 2016 ini. “Sehingga generasi mendatang tidak lagi mengidap polio yang mengakibatkan tidak bisa masuk sekolah kedinasan, karena kakinya pengkar atau gangguan tulang,” kata Cornelis.
Di Kalbar, ungkap Cornelis, 505.408 anak yang akan diimunisasi polio. Sudah disediakan 51.590 petugas dan dibantu 19.410 masyarakat yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Kalbar.
Di tempat yang sama, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalbar, Ny Frederika Cornelis, SPd mengingatkan, bahwa Kalbar berbatasan langsung dengan negara lain.
“Sehingga kemungkinan masuknya virus atau penyakit sulit terkontrol. Langkah antisipasi dengan memberikan imunisasi kepada Balita mesti dilakukan, seperti PIN Polio ini,” kata Frederika.

Dia meminta seluruh TP-PKK tingkat kabupaten/kota hingga desa, aktif membantu menyukseskan PIN Polio yang dilaksanakan selama seminggu sejak 8 Maret, kemarin. (fie)